Share Info

8 December 2011

Mengelola Rasa Takut


Dengan menerima perasaan takut anak sebagai bagian dari perkembangannya, maka orang tua akan lebih tenang saat menghadapi masalah tersebut dan mencaro solusi untuk mengatasinya.

Orang tua harus berfikir kreatif untuk membantu anak mengelola rasa takutnya dan membantunya menemukan keberanian dan kepercayaan dirinya. Beberapa cara yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk membantu anaknya mengatasi rasa takut pada dokter adalah  :

 Memilih dokter untuk anak. Supaya anak merasa nyaman saat diperiksa, pilihlah dokter yang mempunyai kemampuan komunikasi yang baik dengan anak, maupun orang tua. Lakukan survey sebelum anak jatuh sakit, untuk menemukan dokter yang memenuhi kriteria tersebut. Biasanya dokter tersebut akan banyak bertanya kepada anak di luar topik kesehatannya.

Memilih rumah sakit dan klinik yang nyaman untuk anak. Kondisi klinik yang bersih dan tidak tercium bau obat yang menyengat, membuat anak merasa nyaman. Apalagi bila dilengkapi dengan sarana permainan anak. Namun berhati-hatilah dengan tetap memperhatikan kebersihan sarana bermain.

Jangan sampai anak mendapatkan tambahan penyakit akibat tertular virus dari pasien lain yang sedang bermain di arena bermain. Ijinkan anak membawa mainan kesukaannya dari rumah, sehingga dia mempunyai alat main yang bisa digunakan sambil menunggu antrian.

Bacakan buku cerita tentang dokter atau tentang keberanian anak yang sedang periksa ke dokter. Metode bercerita cukup efektif dalam menanamkan nilai dan menyampaikan pesan-pesan terselubung pada anak tanpa perlu berceramah.

Bermain peran. Permainan ini sangat menyenangkan bagi anak. Dia bisa melakukannya sendiri dengan bonekanya, atau lebih seru lagi bila dia mainkan bersama teman-temannya.

Siapkan mainan alat kedokteran yang terdiri dari stetoskop, suntikan, obat, dan tak lupa baju dan tas dokter. Biarkan anak memilih peran bagi dirinya sendiri, sebagai dokter, pasien, suster, atau yang lainnya. Anak akan meniru tindakan dan perkataan yang diucapkan dokter, dan dengan hal tersebut anak akan belajar bagaimana seorang dokter bekerja.

Ikutlah bermain serta berikan pendampingan untuk si kecil. Masukkan nilai-nilai yang ingin Anda sampaikan, seperti “Terimakasih ya, Dokter sudah membantu mengobati penyakit saya. Sekarang saya sudah sehat kembali.” Cara ini diharapkan membentuk persepsi anak bahwa dokter bukanlah figur yang menakutkan, tapi baik dan senang menolong oran yang sakit.

Orang tua harus selalu membangun sikap positif anak dan membantunya mengatasi rasa takut pada anak melalui berbagai cara. Bila rasa takut dibiarkan dan tidak dikelola dengan baik maka anak tumbuh dengan rasa pobia atau ketakutan yang berlebihan, yang akan mengganggu perkembangannya.

[Source : perempuan.com]

0 Comment:

Post a Comment

Silahkan anda meninggalkan komentar yang tidak berbau SARA

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

Sport

Translate

Blog Archive

Pageviews last month