Share Info

Showing posts with label Rumah Tangga. Show all posts
Showing posts with label Rumah Tangga. Show all posts

23 June 2015

7 Fakta Menarik Tentang Khadijah, Istri Nabi Muhammad SAW


Berbicara mengenai wanita dan Islam memang tidak ada habisnya. Seperti yang kita tahu bahwa memang dalam Islam sendiri sudah banyak dituliskan tentang hakikat seorang wanita, bagaimana wanita harus bersikap, apa saja hak serta kewajiban seorang wanita, dan lainnya.

Terlepas dari banyaknya perdebatan yang muncul terkait wanita dalam Islam, seorang penulis, aktivis, konsultan, serta ibu, Yasmina Blackburn menyampaikan 7 fakta menarik tentang Khadijah seperti yang dilansir dari huffingtonpost.com.
1. Khadijah merupakan sosok wanita dan pebisnis yang sukses
Khadijah merupakan anak dari seorang saudagar sukses yang mewarisi kemampuan berdagang ayahnya. Hal ini terbukti Khadijah sukses menjalankan bisnis keluarganya pasca sang ayah meninggal sampai akhirnya bisnisnya menjadi yang paling besar di antara para saudagar lain.

2. Khadijah menolak banyak lamaran pria
Sosok Khadijah yang sukses baik dalam karier dan juga dengan sifat yang baik tampaknya membuat banyak pria terpikat. Sebelum menikah dengan Nabi Muhammad, Khadijah telah menjanda dari 2 pernikahannya dan juga telah dikaruniai anak. Itulah yang kemudian membuatnya menjadi sosok pemilih dan lebih sabar untuk menunggu lelaki yang tepat.

3. Khadijah meminta Nabi Muhammad untuk menikahinya
Khadijah waktu itu sudah paham betul dengan sifat dan juga kepandaian Muhammad entah dalam hal berdagang dan lainnya. Khadijah merasa jatuh cinta pada Muhammad dan akhirnya melalui temannya dia meminta Muhammad menikahinya. Dan ternyata Muhammad menyetujuinya.

4. Khadijah 15 tahun lebih tua dari Muhammad
Khadijah saat itu berusia 40 tahun saat menikah dengan Muhammad yang usianya masih 25 tahun

5. Khadijah adalah sosok istri yang ideal

Peran Khadijah sangat terlihat ketika dia harus menenangkan sang suami selepas mendapat wahyu pertama yang disampaikan oleh Malaikat Jibril. Saat itu memang hari-hari terasa sulit dan Khadijah berusaha untuk terus memberikan semangat pada sang suami pada masa-masa sulit tersebut.

6. Khadijah adalah perempuan pertama yang memeluk Islam
Khadijah adalah ibu dari agama Islam yang merupakan orang pertama yang menerima Muhammad merupakan Nabi terakhir dan terus berjuang bersama sang suami untuk memperjuangkan Islam.

7. Khadijah senang bersedekah
Dalam Islam kita semua diajarkan bahwa harta itu sebenarnya hanyalah titipan. Khadijah pada masa itu senang membagi hartanya untuk orang miskin dan anak yatim, untuk para janda dan mereka yang sakit. Dia juga membantu gadis yang miskin untuk menikah dan menyediakan seserahannya. 


16 March 2015

Meraih Kebahagiaan dari Benda-benda Di Sekeliling Anda


Ilustrasi pakaian yang rapi
Kehidupan seseorang ternyata bisa dinilai dari bagaimana dia menyikapi benda-benda yang berserakan dan berantakan di sekelilingnya.

Dalam buku terbarunya The Life-Changing Magic of Tidying Up, Marie Kondo memberikan pandangan lain tentang bagaimana orang Jepang memandang pentingnya tempat tinggal yang rapi dan apik.

Kondo juga menjelaskan bagaimana cara paling praktis untuk mencegah barang-barang berserakan tak tertata.

Sejak diluncurkan buku itu memang cukup laris karena dinilai bisa membantu orang untuk membenahi lingkungan tempat tinggal mereka dan berdampak pada kesehatan fisik dan mental mereka.

Sejumlah orang yang mengaku terbantu oleh saran Kondo  mengirimkan foto rumah mereka yang lebih rapi. Seperti diberitakan Wall Street Journal, mereka juga menggunakan kata ‘Kondoed’ untuk meekspresikan kemampuan melepaskan diri dari dari benda yang tak dipakai untuk diberikan pada orang lain.

Setiap orang bisa mengambil pelajaran dari apa yang disarankan Kondo, bahwa kadang sekadar membereskan tempat tidur saja bisa mengusir energi negatif dari hidup kita. Meski pada kenyataannya tiap orang punya tantangan sendiri untuk menjadi orang yang lebih rapi.

Beberapa tips yang dikutip Huffington Post berikut setidaknya bisa jadi acuan untuk memulai merapikan barang-barang disekeliling Anda.

1. Pilih hanya barang-barang yang membawa kebahagiaan. 

Ajaran Kondo sangat sederhana. Simpan barang yang berharga dan buang yang tidak bermakna. “Lagi pula apa maknanya membereskan barang-barang? Jika bukan agar kita punya lebih banyak tempat bersama barang-barang yang membuat kita bahagia,” tulis Kondo dalam bukunya. “Karenanya kriteria paling mudah adalah benda apa yang paling membuat Anda bahagia dan mana yang tidak.”

Uniknya teori Kondo ini juga berlaku dalam hubungan Anda dengan orang di sekitar Anda. Hindari hubungan yang tidak membuat Anda bahagia.

2. Meja yang rapi = kepribadian yang positif. 

Ada orang yang percaya meja yang berantakan adalah bukti kreatifitas atau kesibukan. Benarkah?
Tidak juga, karena menurut penelitin di Association for Psychological Science di tahun 2013, bekerja di meja yang rapi lebih sehat dan baik untuk Anda.

3. Kurangi stres dengan membereskan apa yang terlihat. 

“Banyak di antara kita yang memaksakan diri untuk bekerja dibawah stres yang kronis dengan membiarkan tempat kerja berantakan,” kata David W. Ballard, Psy. D, asisten director eksekutif di  American Psychological Association's Center for Organizational Excellence. Padahal dengan menjalankan pola hidup yang rapi dan terorganisir, mereka akan bisa mengendalikan stres dengan efektif pula.

“Akan ada perasaan yang tipikal tentang ketenangan setelah membereskan barang-barang,” kata Kondo ikut menegaskan. Dengan kata lain begitu ada kelonggaran dalam ruangan, maka stres pun akan lebih terkendali.

4. Jika membereskan tempat kerja atau rumah terasa berat, lihat sisi positifnya.

Jika membereskan rumah terasa berat, ingatkan diri Anda bahwa tujuan utama membereskan rumah adalah untuk meningkatkan kebahagiaan dan melingkupi diri Anda dengan energi positif. Satu cara untuk melakukannya adalah dengan mengubah pola pandang tentang kegiatan ini.

“Jika saya sedikit lebih bijak, saya akan menyadari sebelum saya jadi kurang waras karena terlalu banyak benda di sekitar saya. Bersikaplah lebih fokus pada bagaimana membuang benda-benda yang tidak membuat saya bahagia,” kata Kondo. “Kenapa? Karena pada akhirnya kita harus berhadapan pada pilihan apa yang ingin kita simpan apa yang ingin kita buang.”

5. Nikmati suasana rumah dan tempat kerja yang lebih rapi dan segar. 

Kondo menjanjikan begitu orang bisa melepaskan diri dari tumpukan barang-barang yang tak dibutuhkan dan diinginkannya, mereka akan merasa lebih ringan. Secara psikologis, spiritual dan juga secara fisik. “Biarkan benda-benda yang Anda pilih untuk disimpan ‘bicara’ ke hati Anda,” kata Kondo. “Buang semua yang tak Anda inginkan dan Anda siap untuk memulai hidup baru. “


[Source : cnnindonesia.com]

23 February 2015

Ternyata Pernikahan Bahagia Lebih Bersumber dari Suami

Ilustrasi
Seorang istri yang menyenangkan dan kesehatannya bagus, tidak berperan besar dalam keharmonisan rumah tangga. Kondisi suami lebih berperan dalam hal keharmonisan atau konflik rumah tangga.

Seorang suami yang tidak sering mengeluh dan punya kesehatan bagus cenderung menghasilkan kebersamaan berusia panjang, demikian penemuan sebuah studi yang Maret ini dimuat Journal of Marriage and Family.

Penelitian itu, dikutip dari parentsindonesia.com, menganalisis 953 pasangan, yang menikah dan yang hidup bersama, berusia 63-90 tahun. Peserta penelitian ini sedikitnya telah hidup bersama selama 39 tahun. Para peneliti menganalisis informasi seputar kesehatan pasangan dan karakteristik lain, seperti sikap positif, caranya bersosialisasi, dan tingkat pengendalian diri.

Peneliti juga memertimbangkan seberapa banyak pasangan mengkritik satu sama lain, banyak menuntut, dan menyinggung yang lain. "Jika kesehatan sang suami tidak baik, pasangannya lebih cenderung melaporkan adanya konflik yang tinggi," kata James Iveniuk, kepala peneliti dan kandidat doktor di University of Chicago. 

Jika suami sakit, sang istrilah yang biasanya diminta untuk merawat. Kondisi kesehatan dan sikap suami sering berdampak langsung kepada istri. Sebaliknya, jika istri yang sakit, suami mungkin meminta keluarga yang merawatnya. 

Begitu juga soal sikap positif. Sikap positif seorang istri tidak berpengaruh terhadap jumlah konflik seperti halnya sikap positif seorang suami. Jika seorang suami mudah stres dan bersikap negatif, sang istri cenderung menjadi lebih banyak mengeluhkan pernikahannya.


[Source : republika.co.id]

10 February 2015

Perempuan Sering Orgasme Palsu, Bagaimana Cara Membedakannya?


Ilustrasi
Meski orgasme adalah puncak kenikmatan saat berhubungan seksual, nyatanya tidak semua perempuan beruntung bisa merasakannya. Namun, karena tak ingin melihat pasangannya kecewa di atas ranjang, tak jarang perempuan hanya berpura-pura orgasme atau dikenal dengan istilah orgasme palsu.

Tapi tidak semua laki-laki bisa membedakan orgasme sungguhan dan orgasme palsu. Kondisi ini bisa menyakitkan bagi perempuan, terlebih karena penyebab sulitnya orgasme salah satunya karena kurangnya cairan lubrikasi.

“Fake orgasm sebenarnya bisa dibedakan dari lubrikasi cairan vagina. Bila diraba mulut vaginanya akan terasa berlimpah lendir vaginanya,” ujar Andri Wanananda, dokter yang tergabung dalam Asosiasi Seksologi Indonesia (ASI), saat berbincang dengan CNN Indonesia di Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanegara, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain itu, lanjut Andri, orgasme palsu juga bisa dikenali dari mimik wajah dan tingkah laku. Pada perempuan yang mengalami orgasme sungguhan, normalnya terjadi reaksi spontan seperti tubuh yang menegang saat menghampiri fase orgasme.

“Keluar suara mengerang atau memekik, disusul dengan gerakan tangan yang mendekap erat-erat, kadang bisa sampai menggigit bahu pria,” ujar Andri.

Bila sang lelaki jeli, ada lagi satu tanda yang membuat perempuan tidak bisa berbohong soal orgasme, yaitu vagina spasm.

“Jika orgasme, wanita mengalami vagina spasm, di mana penis akan merasakan tekanan dengan ritmik seperti diremas dan dilepaskan beberapa kali," kata Zoya Amirin, psikolog seksual dan pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat UI, seperti dilansir dari laman detikHealth.

Mencapai orgasme memang bukan perkara mudah bagi perempuan. Bagi mereka, suasana hati, kenyamanan dan rasa kedekatan memainkan peran yang jauh lebih besar dibandingkan rangsangan fisik pada zona erotis untuk mencapai orgasme. Sebaliknya, bagi laki-laki, sentuhan dan rangsangan fisik adalah yang terpenting.

Itu juga terbukti dari hasil scan otak yang dilakukan oleh para peneliti. Hasil scan otak perempuan dan laki-laki saat  orgasme menunjukkan perbedaan yang nyata dalam cara masing-masing mencapai kenikmatan seksual, seperti dilansir dari laman Medindia.

Scan otak laki-laki dan perempuan selama aktivitas seksual digambarkan mengurangi aktivitas di amigdala, yaitu bagian otak yang mengontrol ketakutan dan kecemasan. Pada laki-laki, peningkatan aktivitas otak saat berhubungan seks paling banyak terjadi pada korteks somatosensory sekunder, menyiratkan nilai tinggi yang melekat pada sensasi fisik. Sebaliknya, scan otak pada perempuan hanya menunjukkan sedikit peningkatan pada aktivitas korteks somatosensory primer.

22 September 2014

Alasan Pria Menikahi Wanita

Ilustrasi
Pacaran sudah bertahun-tahun, usia pun sudah semakin dewasa. Namun, kekasih hati justru tak kunjung melamar untuk menikahimu. Ada apa gerangan? Apa ada yang salah dengan sikapmu sebagai perempuan? Atau ada yang salah dengan si pria? Atau, he's just not that into you? Atau dia tidak merasa "klik" denganmu meskipun kalian sudah pacaran lama?
 
Sebenarnya keputusan untuk membicarakan keberlangsungan hubungan untuk menuju jenjang pernikahan memang menjadi kewajiban bagi sebuah pasangan. Tetapi sebelum melangkah dalam diskusi cinta yang kadang menjadi titik kritis dalam sebuah hubungan, ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu, apa yang bisa mendorong seorang laki-laki memiliki keinginan segera menyampaikan keseriusan pacaran dengan melamar kamu. Apa yang diinginkan pasangan kamu dari diri kamu yang bisa membuat mantap pasangan kamu untuk mengatakan " nikah yuuuk....."

Ada banyak hal yang menjadi penyebab seorang laki-laki tidak atau belum siap menikahi seorang wanita. Misalnya usia yang belum cukup umur, belum mempunyai pekerjaan dan keuangan sendiri yang bisa membuat dirinya bisa menghidupi keluarga, atau karena faktor sosial lain. Nah sekarang, dengan asumsi bahwa seorang laki-laki sudah mempunyai semuanya itu, namun ia tak kunjung melamar untuk menikahimu. Pasti ada sebersit pertanyaan di benak perempuan, "mengapa ya dia tidak juga melamarku?". Beberapa hal berikut ini adalah hal klasik yang kadang terlupakan oleh perempuan, sebagai sebagian tolok ukur mengapa laki-laki tidak kunjung menikahinya. Apa sih yang harus diperhatikan wanita agar pasangannya segera menikahi?

Inilah 9 hal yang membuat pria memutuskan untuk menikahi pasangannya :
1. Bisa merawat tubuh
Sudah lama pacaran, lalu semakin malas menjaga tubuh dan merawat wajah karena merasa "toh sudah punya pacar ini". Bahkan sampai saat menikahpun, kewajiban perempuan yang utama terhadap diri sendiri adalah menjaga kesehatan tubuh dan merawat dirinya. Merawat diri bisa diterapkan berbeda-beda oleh setiap perempuan. Namun intinya, sejak jaman kerajaan, di negara bagian belahan manapun, sudah menjadi hal yang wajar bahwa perempuan diharapkan untuk selalu bersih, wangi, rapi dan tampil terawat. Pertanyaan laki-laki kemudian, kalau dia sendiri tidak bisa merawat dirinya sendiri, bagaimana dia bisa merawat pasangannya?


2. Bisa menjadi partner apapun dalam berumah tangga.
Terkadang perempuan maunya berperan hanya sebagai kekasih yang dimanja dan diperhatikan, tanpa berpikir bahwa ia perlu berperan sebagai sosok yang bisa fleksibel dalam hubungan. Dalam hal ini, laki-laki tidak hanya membutuhkan perempuan sebagai partner dalam hubungan kekasih, tetapi juga bisa mengalokasikan waktu untuk berpikir saat pasanganmu curhat tentang solusi yang dibutuhkan dalam pekerjaan, ikutan memberikan solusi, atau jadi partner belajar, partner bekerja, bisa berperan sebagai kakak, ibu atau orangtua. Maksudnya menjadi partner ini bukan lalu mengikuti kemanapun ia pergi, namun ikut berkontribusi dalam memberikan solusi saat laki-laki sedang menghadapi masalah pekerjaan atau apapun.


3. Laki-laki diberi kebebasan yang bertanggungjawab
Boys are boys even when they are married. Maksudnya adalah laki-laki pada dasarnya suka bermain dan berkumpul bersama teman-temannya. Oleh karena itu, berikan waktu atau kesempatan baginya untuk bermain sesuai hobinya dan berkumpul dengan teman-teman yang tentunya bisa kamu percaya dan iapun dapat mempertanggungjawabkan kegiatannya.


4. Bisa membuat pasangan merasa nyaman dan menjadi diri sendiri
Mungkin kamu merasa bahwa ingin membantu agar pasanganmu berubah menjadi yang lebih baik setiap saat. Namun, tidak perlu memberikan kritikan setiap saat sehingga malah membuat pasangan takut menunjukkan diri sendiri yang sebenarnya dihadapanmu. Sampaikan masukan atau kritikan dengan tertata dan menyenangkan untuk didengar.


5. Bisa menerima perbedaan.
Ingat, dasar pernikahan adalah cinta. Cinta diciptakan oleh Tuhan Yang Maha Esa untuk menolak adanya perbedaan. Cinta menjadi pendobrak perbedaan fisiologis dan psikologis antara kamu dan pasangan kamu. Ketika kamu sudah dianggap bisa menerima pasangan kamu yang pasti berbeda dengan kamu, pasti pasangan kamu tidak ragu-ragu menjadikan kamu sebagai pelengkap tulang rusuknya yang hilang.


6. Bisa menjadi "baby sitter" yang handal.
Baby sitter disini bukan berarti kamu adalah pengasuh bayi yang mumpuni dari Yayasan Penyalur yang memiliki nama. Laki-laki secara kodrat dan alami memiliki peran menghidupi keluarga dengan kekuatan dan sisi "macho" yang dimiliki, tetapi laki-laki tetap berharap bahwa sisi maskulinitasnya tidak akan berjalan dengan baik, jika tidak ada yang "mengurus" hidupnya. Jadi kamu harus siap menjadi pendamping yang akan mengurus "kesayangan" (baca: baby) kamu, khususnya dalam hal lahiriah seperti menyiapkan masakan kesukaan atau menyemangati pasangan ketika lelah, mengingatkan beberapa perjanjian dengan teman atau kliennya, dsb. Kalaupun tidak bisa memasak makanan yang kompleks, cobalah satu atau dua resep memasak makanan ringan atau membuatkan minuman kesukaan.


7. Bisa menjadi sosok "terbaik" bagi hidupnya.
Kesulitan seorang laki-laki untuk menyatakan "nikah yuuuk...." kadang disebabkan karena dia masih memiliki sosok yang dianggap lebih baik dari kamu. Sebagian besar laki-laki masih melihat Ibu sebagai sosok perempuan yang terbaik, meski yang lebih parah mungkin ada yang berpikiran bahwa mantan pacarnya adalah sosok yang terbaik. Ini menjadi tantanganmu untuk membuktikan bahwa kamu adalah sosok yang melebihi mantan kekasih pasangan kamu, bahkan kalau perlu pasanganmu melihat sosok yang bisa berperan sebagai ibu dalam kehidupanmu. Bagaimana? Kamu perlu mencari tahu seperti apa sih sosok perempuan yang dianggap terbaik bagi pasanganmu. Perlu dicatat, kamu tidak perlu menirunya, tetapi kamu menjadi diri sendiri dan menunjukkan "kompetensi"mu sebagai sosok perempuan yang terbaik.


8. Kamu benar-benar menginginkan dia sebagai pribadi, bukan uangnya atau pekerjaannya.
Laki-laki adalah pribadi yang diciptakan berpikiran ekonomis, bahkan seroyal-royalnya seorang laki-laki pasti akan merasa tidak nyaman apabila menghadapi pasangan yang secara nyata "matre". Ketika kamu serius ingin melanjutkan hubungan yang lebih serius, kenali secara mendalam pekerjaannya, sehingga kamu akan memahami apa yang akan dikerjakan pasangan kamu. Begitupun, meski materi adalah hal yang penting dalam sebuah pernikahan, hindari kamu terlihat secara gamblang seakan-akan hanya memanfaatkan atau menginginkan harta yang dimiliki pasangan kamu. Karena kalau kamu melakukannya, mungkin pasangan kamu akan mundur secara teratur dan diam-diam.


9. Setia dan tulus dalam membina hubungan
Finalnya, kamu harus bercermin, bisakah kamu menjadi pribadi yang setia dan tulus bagi pasangan kamu. Setia diperlukan karena prinsip pernikahan adalah seorang individu yang mengikat janji dengan seorang individu yang lain, bukan dengan beberapa individu. Kamu pun berhak menuntut hal yang sama kepada pasangan kamu, setelah pasangan kamu menyatakan hubungan yang serius. Ketulusan mendasari semua hal yang diperlukan bahkan termasuk visi, prinsip, mimpi, kebiasaan, dan proses selanjutnya ketika kamu dan pasangan benar-benar menjalani hubungan pernikahan. Apabila kamu belum bisa tulus, kamu akan kesulitan menjalani peran kamu kelak sebagai seorang pendamping hidup bagi pasangan kamu, karena dalam perjalanan bahtera pernikahan, pasti akan menghadapi ombak dan badai yang kadang muncul menerpa.


Komunikasi dengan pasangan kamu tentang tujuan hubungan kalian menjadi proses yang mutlak dijalani, sehingga rencana pernikahan bukan hanya keputusan spontan yang pada akhirnya akan ditindaklanjuti dengan proses hidup yang normatif dan tidak diharapkan, baik oleh kamu maupun pasangan. Tetapi tidak ada salahnya kan, kalau kamu mengukur diri dengan berkaca dan berintrospeksi diri.

Masih banyak hal-hal yang bisa dijadikan parameter bagimu dalam berkaca pada sebuah cermin hidup, sebelum mendiskusikan keinginan dan arah keberlangsungan hubungan bersama pasangan. Apakah kamu yakin bahwa pasangan kamu sangat mengharapkanmu? Apakah pasangan kamu akan tertarik dengan kamu sehingga dia yakin akan menyatakan ".....ehh.....nikah yuuuuk......" atau "would you be my wife?"

 [Source : tribune news]

19 August 2014

50% Pelaku Perceraian Menyesali Keputusan Mereka


Keputusan untuk bercerai selalu sulit diambil dan bagi banyak orang ada banyak alasan untuk mengakhiri sebuah pernikahan.

Tapi, berdasarkan sebuah penelitian, 50 persen pelaku perceraian menyesal telah mengakhiri pernikahan mereka. Studi ini menunjukkan, 54 persen pelaku perceraian merenungkan kembali apakah mereka telah membuat keputusan yang tepat dengan banyak di antara mereka yang masih merindukan atau mencintai mantan pasangannya.

Bagi sebagian lainnya, penyesalan tersebut sangat besar sehingga 42 persen dari mereka berpikir untuk mencoba rujuk kembali yang sebagian besar di antaranya benar-benar mengupayakan hal tersebut dan 21 persen dari jumlah itu masih hidup bersama hingga sekarang.

Hampir separuh dari mereka mengaku lebih bahagia atau lebih kuat dalam hubungan mereka dibandingkan saat sebelum bercerai.

Juru bicara dari penelitian yang melibatkan 2.000 pria dan wanita di Inggris yang telah bercerai atau pisah ranjang setelah bersama setelah lebih dari lima tahun, mengungkapkan: »Bercerai adalah langkah besar dalam setiap hubungan, dan terkadang, kata-kata 'saya ingin bercerai’ bisa terlontar di tengah pertengkaran yang sengit.

»Tapi, begitu kita tenang dan benar-benar memikirkannya, banyak yang menyadari bahwa bercerai adalah hal terakhir yang mereka inginkan, tapi kemudian kita merasa terlalu terlambat untuk mencabut kembali ucapan itu.”

Penelitian ini juga menunjukkan bahwa satu dari lima pelaku perceraian mengaku langsung menyesal sesaat seusai terjadi perceraian itu sementara 19 persen lainnya baru menyesal sepekan kemudian.
Tapi, bagi sebagian lainnya butuh waktu yang lebih lama, setahun atau lebih, untuk menyadari bahwa sebenarnya mereka tak ingin berpisah dengan pasangan mereka.

Menariknya, sebanyak 56 persen pelaku perceraian mengakui bahwa perceraian telah membuat mereka lebih menghargai pernikahan mereka sementara 46 persen mengatakan perceraian telah membuat mereka lebih menghargai pasangan mereka daripada sebelumnya.

10 Alasan Utama Menyesali Perceraian

1.         Merindukan mantan pasangan.
2.         Merasa seperti orang yang gagal.
3.         Masih mencintai mantan pasangan.
4.         Menyadari sikap mereka yang tak masuk akal.
5.         Merasa kesepian.
6.         Menyadari »rumput tetangga tak selalu lebih hijau.”
7.         Mantan pasangan menemui pasangan yang baru.
8.         Menyadari mereka tak lebih baik saat hidup sendiri.
9.         Merusak hubungan mereka dengan anak-anak mereka.
10.       Kehidupan anak-anak mereka terkena dampaknya.

25 June 2014

Jika Ingin Langgeng, Suami Istri Harus Rajin Saling Berpegangan Tangan

Berpegangan tangan
Percayakah Anda bahwa terkadang ada beberapa hal yang dianggap sepele bisa membuat perbedaan besar terhadap kualitas hubungan Anda dan suami. Apa sajakah itu? Berikut adalah delapan kiat yang dirangkai oleh seorang psikolog, Dr Mark Goulston, agar gelora rumahtangga terus  bergairah hingga waktu memisahkan.

1. Tidurlah pada waktu yang sama setiap malamIngat awal hubungan Anda, ketika Anda tidak bisa menunggu untuk pergi ke tempat tidur dengan satu sama lain untuk bercinta? Dengan pergi tidur pada waktu yang bersamaan, bahkan jika salah satu pasangan bangun kemudian untuk melakukan hal-hal lain, sementara pasangan mereka tidur, kecuali satu atau keduanya benar-benar lelah.

2. Habiskan waktu bersama-samaUsai pesta pernikahan, tantangan lain yang dihadapi oleh pasangan pengantin baru adalah beradaptasi pada kelebihan dan kekurangan pasangan yang baru terkuak setelah tinggal satu atap. Nah, untuk meredam perbedaan, sediakanlah waktu berdua untuk beraktivitas bersama. Namun, kunci utama dalam menjaga kelanggengan rumahtangga lainnya adalah kebebasan melakukan hobi masing-masing.

3. Berpegangan tanganSalah satu “sinyal” yang merefleksikan pasangan suami istri berbahagia atau tidak adalah cara mereka berjalan berdua. Pasangan yang saling menyayangi satu sama lain, umumnya selalu berpegangan tangan, atau setidaknya berjalan berdampingan.

4. Membangun kepercayaan dan menerima kekurangan pasangan                              Jika terjadi perselisihan atau perbedaan pendapat, pasangan yang berbahagia tak mengulur waktu untuk membiarkan kondisi jadi semakin panas dan sarat argumen. Sebaliknya, mereka lekas saling memaafkan dan memiliki rasa percaya yang tinggi.

5. Jangan mencari kekurangan pasangan Salah satu hal yang paling mudah dilakukan adalah mencari kesalahan dan kekurangan seseorang. Jika Anda ingin memiliki rumahtangga yang harmonis, hadapi kekurangan dan kelebihan pasangan dengan bijak. Saat komunikasi dengan suami sedang kurang baik, jangan terburu-buru curhat dengan keluarga atau sahabat wanita Anda.

Ingat, jangan pernah mengumbar-umbar kekurangan suami pada orang lain. Percayalah, bukan suami Anda yang akan dianggap buruk, tapi Anda bakal dicap dua kali lebih buruk dari kekurangan suami yang membuat jengkel tersebut.

6. Biasakan untuk saling berpelukan  
Tahukah Anda bahwa kulit manusia memiliki “daya ingat” terhadap segala sentuhan, mulai dari sentuhan baik hingga sentuhan buruk. Maka dari itu, biasakan diri untuk sering memeluk pasangan dengan kasih sayang, agar kulit Anda dan pasangan mengingat bahwa sentuhan yang tercipta merupakan refleksi rasa cinta yang abadi.

7. Biasakan untuk mengatakan "I love you" dan  jangan pelit pujianJangan berat mengutarakan kasih sayang Anda pada pasangan, baik lewat pujian atau kata-kata manis dan romantis. Selain itu, mencium kening suami, juga merupakan salah satu cara yang baik untuk dapat memulai hari, agar Anda dan suami bekerja lebih semangat dan menjaga mood baik dalam menjalani rutinitas harian, yang terkadang bisa begitu menjenuhkan.

8. Banggalah pada pasangan Mengucapkan selamat atas pencapaiannya di kantor, atau memberikan kejutan pada pasangan, diklaim sama ampuhnya dengan menjaga kontak fisik seperti berpelukan atau bergandengan tangan.

[Source : aplus.com]

3 June 2014

Tanda Pasangan Anda Selingkuh lewat Facebook

Ilustrasi
Media sosial yang awalnya diciptakan untuk mengembangkan jangkauan sosial seseorang, acap kali dimanfaatkan sejumlah orang sebagai platform lain untuk berselingkuh. 

Mungkin awalnya tak sengaja berinteraksi dengan seseorang yang menarik perhatian di media sosial, entah teman lama, teman baru, kolega kerja, atau bahkan mantan pacar. Kemudian, berlanjut  menjadi hubungan yang lebih istimewa.

Sebuah penelitian menguak informasi bahwa orang yang rajin dan rutin beraktivitas di media sosial, berpotensi besar memulai perselingkuhan, baik disengaja maupun tak disengaja. Mereka yang sedang selingkuh lewat media sosial, meski berusaha menyimpannya, pasti menunjukkan gelagat yang janggal. Beberapa diantaranya, seperti terurai berikut ini:  

Tergantung pada smartphoneSi dia tampak selalu fokus saat membalas pesan singkat atau email pada smartphone. Lebih dari itu, si dia selalu menolak untuk memberitahu Anda siapa pengirimnya serta apa isi dari pesan yang ia terima tersebut. Kemudian, perubahan sikapnya yang terlalu drastis tanpa penjelasan ini akhirnya menciptakan jarak antara Anda berdua. Namun, si dia sama sekali tidak berusaha untuk memperbaiki keadaan. Nah, ini jelas pertanda bahwa pikiran dan hatinya berada di tempat lain.

Terbangun tengah malam
Si dia sengaja bangun tengah malam demi memeriksa notifikasi terbaru pada laman akun Facebook-nya. Untuk meredam kecurigaan Anda, si dia menggunakan  laptop agar tampak seperti sedang bekerja, padahal demi kenyamanan visualisasi saat berkomunikasi di dunia maya. Nah, jika sudah sampai tahap ini, Anda bukan hanya patut curiga, tapi sudah mulai melakukan investigasi.


Terjaga oleh passwordSi dia menjaga ponsel, tablet, dan laptop-nya dengan password yang diketahui oleh dirinya saja. Lalu, dia kerap kali tampak canggung ketika Anda menengok ke arah ponselnya. Tanpa perlu pemberitahuan lebih lanjut, ini berarti si dia sedang menutupi sesuatu dari Anda.

Satu nama asing
Di fitur facebook wall si dia, terdapat satu nama yang sering “hilir mudik”, entah sekadar berbagi guyonan atau bertukar sapa dengan pasangan Anda. Hal seperti ini jangan Anda sepelekan. Sebab, ketika ada orang lain yang tidak Anda kenal menunjukkan kedekatan dan berbagi pengalaman lucu yang tak Anda mengerti, di tambah fakta bahwa pasangan Anda tidak pernah menyebut namanya, ini bukti valid bahwa ada sesuatu yang terjadi di antara mereka.


Cepat tersinggung
Si dia cepat tersinggung ketika Anda mengeluhkan tentang banyaknya waktu yang ia habiskan dengan smartphone-nya. Alih-alih merasa menyesal, si dia justru balik menuding Anda telah bersikap buruk dan posesif.

Salah satu sikap pria yang sedang berselingkuh adalah ketika Anda menanyakan sesuatu yang menyangkut hal tersebut, dirinya akan bersikap defensif dan mencari pembenaran terhadap apa yang ia lakukan.


[Source : female.com]

17 December 2013

Ciri Wanita yang Tidak Tepat Dijadikan Istri


Sebagian besar pria tentunya ingin memiliki calon pendamping hidup yang baik nantinya. Bukan  hanya baik saja, namun sang istri juga harus bisa menyanyangi suami dan anak-anak nantinya. Untuk itu, sangat wajar jika seorang pria sangat pemilih untuk menjadikan wanita sebagai istrinya.

Salah stu ciri wanita yang tidak tepat dijadikan isteri
Ketika berpacaran, seorang pria bisa melihat apakah wanita yang menjadi pacarnya saat ini bisa menjadi seorang istri yang baik atau tidak.

Dengan memperhatikan sifat dan sikap yang ditunjukkan wanita, seorang pria bisa melihat hal tersebut. Lalu, apakah wanita yang sedang menjalin  hubungan asmara dengan Anda saat ini merupakan seseorang yang tepat dan  baik untuk dijadikan istri?

Untuk mengetahui hal tersebut, Anda bisa menyimak ciri-ciri wanita yang tidak tepat dijadikan istri berikut ini:
1. Lebih memprioritaskan karier

Jika karier merupakan prioritas pertama bagi wanita, maka dirinya mungkin tak memiliki banyak waktu atau kesabaran untuk menghadapi pernikahannya. Padahal, untuk menjalani sebuah hubungan rumah tangga sangat diperlukan kesabaran.

2. Lebih suka keluar bersama kerabatnya

Wanita yang memilih untuk pergi bersenang-senang bersama kerabatnya dibandingkan dengan pacarnya, bisa jadi dikarenakan dirinya belum menemukan pria yang tepat. Tipe wanita seperti ini biasanya akan berakhir menjadi istri yang buruk jika dinikahi oleh pria yang salah. Si wanita jadi lebih menginginkan untuk berkumpul bersama teman-temannya
dibandingkan berkumpul bersama suami dan anak-anaknya.

3. Menganggap pria sebagai lawannya

Wanita yang menganaggap bahwa pria merupakan lawannya merupakan salah  satu ciri wanita yang tidak baik untuk dijadikan istri. Sikapnya itu mungkin akan terus melekat hingga menikah nanti sehingga akan terus menimbulkan pertengkaran dalam rumah tangga nantinya. Selain itu, si wanita juga akan selalu menganggap dirinya benar.

4. Tak bertanggung jawab

Apakah pasangan Anda saat ini merupakan orang yang bertanggung jawab?
Jika tidak, maka bisa jadi si dia bukanlah seorang wanita yang baik  untuk dijadikan istri. Rasa tanggung jawab yang tidak dimilikinya saat ini bisa saja berdampak pada kehidupan keluarganya nanti. Si wanita jadi  tak mau mengurusi suami dan anak-anaknya.

5. Tak suka berbagi masalah finansial

Si wanita tak suka berbagi finansial. Misalnya, pada saat kalian berkencan, si wanita lebih suka bayar sendiri daripada dibayarin oleh Anda. Tipe wanita seperti ini tidaklah baik untuk dijadikan istri. Saat berkeluarga nanti, si wanita bisa saja menggunakan uangnya untuk
kepentingan sendiri daripada kepentingan keluaga.

3 December 2013

Sesekali, Bertengkar dengan Pasangan Itu Perlu!

Bertengkar dengan pasangan, sesekali juga perlu
Mungkin terdengar aneh, kok pertengkaran justru dapat membuat hubungan bersama pasangan lebih langgeng, bagaimana bisa?

Menurut penelitian yang dirilis pada laman The New York Times, pertengkaran sebenarnya dapat melibatkan masing-masing pasangan untuk berkomunikasi dengan tujuan mencari solusi dan jalan keluar, yang saling menguntungkan kedua belah pihak.

Masih dari penelitian terkait, ternyata pada pasangan suami istri, umumnya pertengkaran terjadi karena isu seputaran tubuh kembang anak, misalnya siapa yang malam ini mengantarkan si kecil tidur, lalu siapa yang besok pagi mengantarkannya ke sekolah, sampai dengan hal-hal sepele seperti warna baju yang dikenakan anak saat akan jalan-jalan pada akhir pekan.

Selama pertengkaran yang Anda dan pasangan permasalahkan masih meributkan persoalan anak dan rumah tangga, itu masih dianggap sebagai hubungan yang sehat. Asalkan, keduanya berada pada posisi sejajar. Maksudnya, hanya karena Anda seorang perempuan, Anda harus berada di bawah aturan suami, eits... bukan begitu aturannya. Demi kebaikan bersama, sesekali Anda harus berani angkat bicara dan memenangkan argumen dari pasangan.

Hal lain yang harus diingat, sehebat-hebatnya pertengkaran yang terjadi antara Anda dan pasangan, hindari melakukan kontak fisik secara kasar. Selain itu, hindari juga bertengkar dengan cara berteriak dan membanting barang. Bila statusnya sudah suami istri dan memiliki anak, pertikaian yang menyebabkan ingar-bingar di rumah akan membuat jiwa si kecil tergoncang hingga akhirnya menyebabkan trauma.

Apabila dalam kurun waktu tertentu belum juga menemukan kesepakatan, disarankan untuk saling menghindar demi meredam amarah dan menenangkan kepala. Cara lain untuk tidak memperuncing konflik adalah mendengarkan pada apa yang dikatakan oleh pasangan, jangan melulu menimpali penjelasannya dengan nada sinis. Berilah dia ruang gerak dan kesempatan untuk mengutarakan apa yang berkecamuk di dalam hatinya!

Terakhir, supaya pertengkaran tidak berlarut-larut, tinggalkan apa pun kesibukan Anda dan pusatkan perhatian pada pemicu pertengkaran. Hal lain yang patut Anda ingat, hindarilah bertengkar pada pukul 18.00–20.00 karena kisaran waktu itu menurut penelitian tersebut merupakan waktu yang paling buruk untuk bertengkar. 

[Source : The New York Times]

8 October 2013

Pasangan yang Berciuman di Pagi Hari Lebih Sukses

Jika Anda ingin bahagia, sehat, sukses, dan hidup lebih lama, berikan pasangan Anda ciuman sebelum pergi untuk bekerja setiap hari. Itulah kesimpulan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh sekelompok dokter Jerman dan psikolog, bekerja sama dengan perusahaan asuransi.

Ilustrasi ciuman pagi hari
Menurut Dr Arthur Sazbo, penelitian ini mengungkapkan bahwa mereka yang mencium pasangannya di waktu pagi sebelum berangkat kerja, terhindar dari penyakit ringan sehingga berdampak pada rendahnya kuantitas absen kerja. Kemudian, potensi mereka mengalami kecelakaan saat perjalanan menuju ke kantor pun terbilang rendah.

Dan yang lebih mengejutkan, peluang mereka memperoleh penghasilan yang besar, 20 sampai 30 persen lebih tinggi, dibandingkan mereka yang tidak mencium pasangannya sebelum berangkat kerja. Selain itu, mereka juga hidup lima tahun lebih lama dari orang yang bahkan tidak memberikan kecupan di pipi pada pasangannya.

Menurut Dr Sazbo, ciuman di pagi hari merupakan awal yang positif untuk memulai aktivitas seharian penuh. Ciuman menandakan kasih, dukungan dan keikhlasan, tiga hal ini dapat melahirkan rasa optimis dan percaya diri dalam diri seseorang.

Sebaliknya, mereka yang tidak pernah mencium pasangannya kala sang surya menyingsing, mayoritas berangkat kerja dengan perasaan tidak tenang dan tidak benar pada diri mereka sendiri.

Apakah Anda percaya atau tidak pada hasil penelitian ini, adalah pilihan masing-masing. Tetapi, tak ada yang salah dengan memberikan kecupan sayang pada pasangan di waktu pagi. Setidaknya lewat ciuman pagi hari Anda telah membuat pasangan merasa dicintai. Jadi, kenapa tidak?

20 September 2013

Tujuh Hal yang Ingin Didengar Istri Anda

Oleh Jackie Bledsoe Jr
Ilustrasi
Inilah kalimat yang ingin didengar istri Anda.

1.    “Beri tahu aku apa yang kau butuhkan.”
“Suami saya menyemangati saya walaupun dia tidak memikirkannya. Dia selalu memberikan kata-kata menguatkan yang berkaitan dengan keberhasilan dalam hidup dan bisnis – kata-kata seperti ‘Kamu pasti bisa,’ ‘Aku yakin kamu bisa,’ ‘Beri tahu aku apa yang kau butuhkan.’ Namun semangat terbaik yang dia berikan bukanlah pengorbanan nonlisan yang dia lakukan untuk keluarga kami setiap hari agar saya bisa mewujudkan impian saya dan mencapai cita-cita saya.” Christine St. Vil dan suaminya Philip telah menikah selama delapan tahun. Christine adalah Pendiri/CEO Moms 'N Charge™.

2.    “Aku cinta padamu”
Saya tahu itu terdengar klise, namun kata-kata yang paling menenangkan yang keluar dari mulut suami saya adalah ketika dia mengatakan “aku cinta padamu.” Saya juga senang mendengarkan dia mengatakannya kepada putri-putri kami. Tiga kata itu memiliki kemampuan untuk membuat wajah kami cerah. Walaupun suami saya menunjukkan bahwa dia cinta kepada saya dengan tindakannya, kadang-kadang saya perlu mendengarnya dan mendengarnya mengatakan kata-kata itu tidak pernah membosankan.” Krishnann Briscoe dan suaminya, Chris, sudah menikah selama tiga tahun. Blog Krishnann di His Mrs. Her Mr.

3.    “Kamu bisa, Sayang!”
“Saya tahu itu terdengar menggelikan tapi saya suka saat suami saya berkata,’kamu bisa, Sayang!’ Itu adalah kata-kata yang perlu saya dengar kapan pun ketika saya meragukan diri sendiri, dan caranya mengatakan hal itu membuat saya terus merasa fokus dan bersemangat.” Martine Foreman dan suaminya, Sean, sudah menikah selama lima tahun. Blog Martine adalah CandidBelle, dan ia merupakan pendiri sekaligus editor JustDiva.

4.    “Saya bahagia menikah denganmu”
“Saya senang saat suami saya berkata ‘Saya bahagia menikah denganmu.’ Itu membuat saya senang bahwa setelah sekian lama kami bersama dia masih merasa bahagia dan puas dengan pilihan yang dia buat ketika memutuskan untuk menjadikan saya sebagai istrinya. Hal itu membuat saya merasa percaya diri dalam melakukan pekerjaan yang saya lakukan sebagai seorang istri sekaligus seorang ibu ketika dia menegaskan hal itu.” Lauren Hartmann dan suaminya, Craig, sudah menikah selama 11 tahun. Blog Lauren di The Little Things We Do.

5.    “Pada akhirnya kita selalu saling memiliki”

“Saya senang mendengar suami saya mengatakan hal apa pun namun yang paling saya sukai adalah mendengarkan dia berkata, ‘kamu pasti bisa,’ ‘itulah kenapa saya menikahimu...’ dan ‘pada akhirnya kita selalu saling memiliki.’ Dia sangat ahli membuat saya menyadari hal yang paling penting, yaitu pernikahan saya dan dia membuat saya merasa memiliki kekuatan super, mampu menyelesaikan apa saja!” Donnie Nicole Smith dan suaminya, Che’, sudah menikah selama empat tahun. Blog Donnie di DonnieNicole.com , dan dia merupakan Direktur Eksekutif Donda's House.

6.    “Aku mengagumi semangatmu”
“Saya suka mendengar suami saya berkata ‘aku cinta padamu,’ ‘kamu cantik apa adanya,’ ‘kamu adalah seorang ibu yang baik,’ dan ‘aku mengagumi semangatmu.’ Dia selalu mengatakan kata-kata itu kepada saya dan itu membuat saya merasa sangat dicintai dan didukung!” Amber L. Wright dan suaminya, Mohammed, sudah menikah selama tujuh tahun. Blog Amber di TalkToAmber.com.

7.    “Itu adalah hal kecil untuk orang yang hebat”
“Setiap kali saya kesulitan menghadapi sesuatu, suami saya selalu berkata ‘itu adalah hal kecil untuk orang yang hebat’, itu adalah kata-kata yang sederhana namun membuat saya merasa saya bisa menguasai dunia.” Tiya Cunningham-Sumter dan suaminya, Ken, sudah menikah selama 15 tahun. Blog Tiya di Not Your Average Advice, dan seorang Certified Life & Relationship Coach di Life Editing.

27 June 2013

Alasan Pembenaran Wanita Berselingkuh

Kaum pria dinilai paling sering berselingkuh dari pasangannya, entah itu istri atau kekasihnya. Dan sebaliknya, perempuan dinilai tidak terlalu sering mengkhianati pasangannya.
 
Ilustrasi

Namun, sebuah penelitian klinis menyebutkan, sebenarnya banyak juga perempuan yang berselingkuh dari pasangannya.

Dilansir Huffington Post, berikut sejumlah alasan mengapa perempuan memilih untuk berselingkuh.

Tak dihargai
Merasa tidak dihargai, diacuhkan atau tidak diindahkan. Seorang perempuan yang merasa dirinya seperti penjaga rumah, penyedia keuangan atau pengasuh anak, dibnding istri atau kekasih, lebih rentan mencari situasi baru di luar. Terutama pada sosok yang memberikan perhatian dan penghargaan pada dirinya, daripada fungsi yang selama ini dijalankannya.

Bosan
Merasa bosan atau merasa sendirian. Perempuan yang tinggal sendirian di rumah dalam waktu lama, bisa merasa hidup mereka tidak berarti. Ia akan mencari affair romantis untuk mengisi kekosongan dalam hidupnya. 

Mimpi
Merasa tidak sepenuhnya dicintai dan dihargai. Sejumlah perempuan memiliki harapan yang tidak realistis mengenai hal-hal yang harus dilakukan pasangan terhadap mereka, terutama sisi emosional. Sebaliknya, ketika pasangan gagal, perempuan ini merasa tindakannya benar saat mencari perhatian di tempat lain.

17 June 2013

Kisah Cinta yang Luar Biasa

Seorang pengusaha yang sangat terkenal dan sangat bersahaja. Namanya sering muncul di koran, televisi, di buku-buku investasi dan keuangan. Dialah salah seorang dibalik kemajuan industri reksadana di Indonesia dan juga seorang pemimpin dari sebuah perusahaan investasi reksadana besar di negeri ini.

Dalam posisinya seperti sekarang ini, boleh jadi kita beranggapan bahwa pria ini pasti super sibuk dengan segudang jadwal padat. Tapi dalam note ini saya tidak akan menyoroti kesuksesan beliau sebagai eksekutif. Namun ada sisi kesehariannya yang luar biasa!!!!

Usianya sudah tidak muda lagi, 60 tahun. Orang bilang sudah senja bahkan sudah mendekati malam, tapi dia masih bersemangat merawat istrinya yang sedang sakit. Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Dikaruniai 4 orang anak.

Dari isinilah awal cobaan itu menerpa, saat istrinya melahirkan anak yang ke empat. tiba-tiba kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan. Hal itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang, lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi.

Setiap hari sebelum berangkat kerja Dia sendirian memandikan, membersihkan kotoran, menyuapi dan mengangkat istrinya ke tempat tidur. Dia letakkan istrinya di depan TV agar istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya sudah tidak dapat bicara tapi selalu terlihat senyum. Untunglah tempatnya berkantor tidak terlalu jauh dari kediamannya, sehingga siang hari dapat pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.

Sorenya adalah jadwal memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa menanggapi lewat tatapan matanya, namun begitu baginya sudah cukup menyenangkan. Bahkan terkadang diselingi dengan menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukannya lebih kurang 25 tahun. Dengan penuh kesabaran dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka. Sekarang anak- anak mereka sudah dewasa, tinggal si bungsu yang masih kuliah.

Pada suatu hari…saat seluruh anaknya berkumpul di rumah menjenguk ibunya-- karena setelah anak-anak mereka menikah dan tinggal bersama keluarga masing-masing, sang Bapak memutuskan dirinyalah yang merawat ibu mereka karena yang dia inginkan hanya satu 'agar semua anaknya dapat berhasil'.

Dengan kalimat yang cukup hati-hati, anak yang sulung berkata:
“Pak kami ingin sekali merawat ibu, semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak……bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu." Sambil air mata si sulung berlinang.

"Sudah keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak, dengan berkorban seperti ini, kami sudah tidak tega melihat bapak,
kami janji akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian”. Si Sulung melanjutkan permohonannya.

”Anak-anakku. ..Jikalau perkawinan dan hidup di dunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah lagi, tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian di sampingku itu sudah lebih dari cukup,dia telah melahirkan kalian…. sejenak kerongkongannya tersekat… kalian yang selalu kurindukan hadir di dunia ini dengan penuh cinta yang tidak satupun dapat dihargai dengan apapun. Coba kalian tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti ini ?? 
Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya seperti sekarang, kalian menginginkan bapak yang masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yang masih sakit." Beliau menjawab hal yang sama sekali tidak diduga oleh  anak-anaknya.

Sejenak meledaklah tangis anak-anaknya merekapun melihat butiran-butiran kecil jatuh di pelupuk mata Ibu mereka, dengan pilu ditatapnya mata suami yang sangat dicintainya itu.

Sampailah akhirnya sang Bapak diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada narasumber kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yang sudah tidak bisa apa-apa....disaat itulah meledak tangisnya dengan tamu yang hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru.

Disitulah dia bercerita : “Jika manusia di dunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian itu adalah kesia-siaan. Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata dan dia memberi saya 4 anak yang lucu-lucu..Sekarang saat dia sakit karena berkorban untuk cinta kami bersama… dan itu merupakan ujian bagi saya, apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya. Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit...” Sambil menangis.

"Setiap malam saya bersujud dan menangis dan saya hanya dapat bercerita kepada Allah di atas sajadah..dan saya yakin hanya kepada Allah saya percaya untuk menyimpan dan mendengar rahasia saya...BAHWA CINTA SAYA KEPADA ISTRI, SAYA SERAHKAN SEPENUHNYA KEPADA ALLAH".


2 May 2013

Rahasia Pernikahan Bahagia

Dalam kehidupan pernikahan, banyak cara yang dapat dilakukan agar pernikahan tersebut awet hingga akhir hayat. Menikah butuh kejujuran, keterbukaan, dan kata maaf satu sama lain.

Cincin Pernikahan
"Semua itu dimulai dengan berbicara jujur satu sama lain (1). Terbuka satu sama lain, dan tidak boleh emosi dengan ucapan keras, karena pasangan tidak suka dibicarakan dengan keras. Pasangan juga harus bisa mengucapkan kata maaf (2) meski tidak mudah karena biasanya gengsi," papar Yohan Suyangga, Master Fengshui Indonesia, dalam seminar "Fengshui & Traditions for a Happy Marriage and Successful Family" yang berlangsung di Function Hall 2 Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (27/4/2013).

Yohan juga menyarankan untuk tidak pernah berhenti berusaha untuk tampil menarik buat pasangan (3). Jadi tingkatkan penampilan Anda, sebab orang yang enggan berusaha meningkatkan penampilannya dan tampil begitu saja biasanya ciri khas orang yang egois. Menurut Yohan, sebaiknya kita selalu berkreasi dengan pakaian kita untuk menciptakan keindahan.

Selanjutnya, dengarkanlah apa yang tidak dikatakan (4). Yohan menjelaskan maksud dari hal tersebut, yaitu banyak pasangan yang tidak dapat mengungkapkan perasaan mereka melalui perkataan. Karenanya, aplikasikan melalui sentuhan tubuh satu sama lain, atau melalui tatapan mata.

Biasanya, dalam kehidupan rumah tangga juga ada kecemburuan. Menurut Yohan, cemburu sebenarnya merupakan masalah Anda (orang yang memiliki kecemburuan tersebut), bukanlah masalah pasangan Anda.
"Anda cemburu pada pasangan itu adalah masalah Anda, bukan masalah dia. Jadi, kalau Anda tidak ingin adanya kecemburuan (5), maka hindarilah itu dari diri Anda sendiri," jelasnya.

Kebahagiaan rumah tangga dapat diraih dengan memastikan pasangan Anda selalu bahagia. Ingat, yang Anda lakukan adalah untuk kebahagiaan keluarga dan anak-anak Anda. Saat Anda dapat melakukan itu semua, tidak diragukan lagi kebahagiaan rumah tangga telah dicapai.


29 April 2013

Kiat Pernikahan Harmonis

Dalam kehidupan pernikahan, banyak cara yang dapat dilakukan agar pernikahan tersebut awet hingga akhir hayat. Menikah butuh kejujuran, keterbukaan, dan kata maaf satu sama lain.

"Semua itu dimulai dengan berbicara jujur satu sama lain (1). Terbuka satu sama lain, dan tidak boleh emosi dengan ucapan keras, karena pasangan tidak suka dibicarakan dengan keras. Pasangan juga harus bisa mengucapkan kata maaf (2) meski tidak mudah karena biasanya gengsi," papar Yohan Suyangga, Master Fengshui Indonesia, dalam seminar "Fengshui & Traditions for a Happy Marriage and Successful Family" yang berlangsung di Function Hall 2 Plaza Indonesia, Jakarta, Sabtu (27/4/2013).

Yohan juga menyarankan untuk tidak pernah berhenti berusaha untuk tampil menarik buat pasangan (3).
Jadi tingkatkan penampilan Anda, sebab orang yang enggan berusaha meningkatkan penampilannya dan tampil begitu saja biasanya ciri khas orang yang egois. Menurut Yohan, sebaiknya kita selalu berkreasi dengan pakaian kita untuk menciptakan keindahan.

Selanjutnya, dengarkanlah apa yang tidak dikatakan (4). Yohan menjelaskan maksud dari hal tersebut, yaitu banyak pasangan yang tidak dapat mengungkapkan perasaan mereka melalui perkataan. Karenanya, aplikasikan melalui sentuhan tubuh satu sama lain, atau melalui tatapan mata.

Biasanya, dalam kehidupan rumah tangga juga ada kecemburuan. Menurut Yohan, cemburu sebenarnya merupakan masalah Anda (orang yang memiliki kecemburuan tersebut), bukanlah masalah pasangan Anda.
"Anda cemburu pada pasangan itu adalah masalah Anda, bukan masalah dia. Jadi, kalau Anda tidak ingin adanya kecemburuan (5), maka hindarilah itu dari diri Anda sendiri," jelasnya.

Kebahagiaan rumah tangga dapat diraih dengan memastikan pasangan Anda selalu bahagia. Ingat, yang Anda lakukan adalah untuk kebahagiaan keluarga dan anak-anak Anda. Saat Anda dapat melakukan itu semua, tidak diragukan lagi kebahagiaan rumah tangga telah dicapai.

4 February 2013

Hal yang Dicari Pria dari Calon Isterinya

Laki-laki cenderung tak berkedip ketika melihat perempuan berwajah cantik atau bertubuh seksi. Namun, berdasarkan penelitian, tak selamanya faktor fisik membuat pria menjadikan seseorang sebagai pasangan hidupnya. Ada yang lebih penting dari itu.

Andre Cross, Relationship Problems Columnist di Amerika melakukan penelitian tentang ini. Hasilnya? Ada empat syarat ideal yang pria cari dari wanita, yakni sisi emosional yang matang dan stabil, mampu mengelola keuangan dengan baik, memiliki daya tarik fisik, atau faktor penunjang lain yang bergantung selera masing-masing pria.

Selain itu, bagi pria ada tujuh syarat yang mesti ada dalam diri pasangan hidupnya:

1. Menghargai egonya.

Pria memang dikenal sebagai sosok yang menjunjung tinggi egonya. Baginya ego ibarat harga diri, menunjukkan power mereka di depan ornag lain. Tak hanya di lingkungan sosial, ini juga berlaku untuk urusan cinta.

Pria mencari pasangan yang menghargai dirinya. Mengerti dan menghargai egonya serta ingin didengarkan pendapatnya. Seorang perempuan yang mengerti perannya sebagai pendamping, bisa menenangkan hatinya saat marah, bukan yang membuat dirinya meledak. Tidak merendahkan meskipun misalnya gaji Anda lebih besar darinya.

Jadi, meski secara fisik Anda tak memenuhi kriterianya, bila Anda memiliki apa yang dibutuhkannya yakni penghargaan, si dia akan memilih Anda.

2. Potensi selingkuh kecil.
Saat mencari pacar, ia akan mencari perempuan yang "menantang" atau perempuan yang punya banyak penggemar. Maklum, pria terlahir dengan jiwa kompetisi yang sangat tinggi. Itu sebabnya mereka suka semua yang berbau lomba. Termasuk lomba mendapatkan pacar cantik yang dipuja banyak laki-laki. Ia pun akan bangga memamerkan pacaranya di depan teman-temannya.

Namun saat keinginannya untuk menikah muncul, bukan "selebriti" yang ia cari, melainkan perempuan biasa yang tak punya banyak penggemar, karena beranggapan potensi selingkuhnya lebih kecul daripada tipe "selebriti". Dengan begitu harapannya akan pernikahan yang langgeng juga lebih mudah dicapai.

3. Tak banyak mengatur.

Pria memang tak andal dalam membaca pikiran dan keinginan Anda, itu sebabnya mereka butuh arahan apa yang sebaiknya dilakukan, namun bukan berarti mereka senang diatur. Perempuan yang suka mengatur dianggap mendominasi, membuat hidup mereka sulit dan membelenggu kebebasannya. Pria akan berpikir seribu kali untuk mengajak pacar yang suka mengatur ke jenjang pernikahan.

4. Misterius.
Jiwa "hunter" yang dimiliki pria membuatnya senang menerima tantangan. Itu sebabnya, sifat lugu yang cenderung tak mudah ditebak dan seakan sulit untuk didekati bisa menjadi daya tarik sendiri bagi pria.

Dalam tulisannya yang berjudul Playing Hard to Get Can Help in Dating, Adoree Durayappah menuliskan, pria cenderung mengejar perempuan yang tak bisa ditebak perasaannya dibanding mereka yang terlihat tergila-gila padanya.

Namun, Erin R Whitchurchdan Timothy D Wilson, peneliti dari University of Virginia menyatakan, perempuan yang mengejar-ngejar pria secara berlebihan justru membuat sebagian besar pria merasa jenuh dan merasa tak diinginkan.

Jadi bersikaplah wajar, tahu kapan harus jual mahal dan kapan harus memberikan kesempatan agar si dia bisa dekat.

5. Percaya diri.
Meski sebagian pria tak mensyaratkan wajah cantik untuk dijadikan pasangan hidupnya, namun dia juga memerhatikan sisi penampilan. Tak harus bertubuh ramping, namun dia mencari pasangan hidup yang terlihat percaya diri dengan penampilannya. Tidak rewel dengan berat badan, jerawat, dan baju yang dikenakannya. Bagi pria, apa pun busana yang dikenakannya bila terlihat percaya diri, Anda akan tetap terlihat menarik di matanya.

6. Lembut dan baik.
Pria menyukai perempuan yang memiliki sifat keibuan, seperti feminin, lemah lembut, dan baik. Sosok ini dianggap menenteramkan dan bisa mengimbangi kemaskulinannya. Karena salah satu tujuan pernikahan bagi sebagian pria adalah mendapatkan keturunan, maka ia memerlukan pasangan yang bisa membesarkan anak-anaknya dengan baik. Dengan penuh kasih sayang dan kesabaran.

7. Humoris.
Ketika keinginan berumah tangga muncul, pria akan mencari perempuan yang humoris. Perempuan humoris dianggap menarik bagi banyak pria. Ia membayangkan kehidupan rumah tangganya akan menyenangkan nantinya dan jauh dari stres bila hidup dengan seseorang yang ceria dan humoris.

[Source : chic]

22 November 2012

Beberapa Mitos Salah Seputar Perselingkuhan

Ilustrasi
Selingkuh merupakan masalah percintaan yang paling sering dialami pasangan kekasih maupun suami-istri. Jika sudah membahas soal perselingkuhan, banyak orang berpikir bahwa pria lah yang paling sering melakukannya. Padahal itu tidak sepenuhnya benar.

Pria yang lebih sering berselingkuh dibanding wanita bisa dibilang itu merupakan mitos yang salah. Masih banyak lagi mitos-mitos tentang perselingkuhan yang berkembang. Apa saja? Ini dia pemaparannya yang dirangkum dari Your Tango.

1. Selingkuh karena Seks
Tidak semua begitu. Scott Haltzman, MD, profesor di Brown University dan penulis 'The Secrets of Happy Married Men' mengatakan, cheating bisa menggunakan emosi tanpa adanya hubungan seks. Mereka merasakan kedekatan emosional dan merahasiakan pernikahan.

2. Selingkuh karena Tidak Cinta Lagi Pada Pasangan
Beberapa orang selingkuh karena tidak cinta lagi pada pasangan. Menurut Haltzman, mereka tidak bahagia bukan berarti tidak lagi mencintai pasangannya. Selingkuh terjadi karena ada masalah lain, seperyo pria membutuhkan dukungan dari wanita lain bukan dari pasangannya. Begitupula dengan wanita yang tidak mendapatkan perhatian dari pasangannya, sehingga mencari pria baru.

3. Mencari yang Lebih Seksi & Muda
Tidak selalu begitu. Contoh nyatanya adalah pangeran Charles dan Camilla Parker. Camilla bukan wanita muda dan seksi, bahkan Diana lebih cantik dibandingkannya, tapi Charles tetap berpaling. Selingkuh bisa terjadi karena pasangan mencari-cari apa yang tidak dimiliki oleh pria atau wanitanya. Sebagai contoh beberapa peselingkuh mencari selingkuhan yang pintar, kaya, lebih modis atau lainnya.

4. Lebih Banyak Pria yang Berselingkuh
Banyak anggapan jumlah pria yang berselingkuh biasanya lebih banyak daripada wanita. Tapi tampaknya mitos itu tidak sepenuhnya benar. Coffee & Company, biro jodoh di Inggris melakukan survei dan menemukan bahwa kini jumlah wanita berselingkuh semakin bertambah. Hampir 20 persen wanita dari 3.000 responden mengaku pernah selingkuh.

Sebagian besar mengaku karena mereka ingin sesuatu yang baru dan berbeda. Beberapa lagi memilih selingkuh sebagai bentuk balas dendam --karena pernah diselingkuhi-- atau karena dia merasa tidak diperhatikan kekasihnya.

5. Perselingkuhan Bisa Dicegah
Segala cara mungkin bisa dilakukan untuk mencegah perselingkuhan. Dengan menjadi kekasih yang selalu menyediakan waktu untuk pasangannya, memberi perhatian lebih atau bersikap romantis, tetap tidak bisa mencegah perselingkuhan terjadi. Masih ada kemungkinan seseorang untuk berselingkuh, karena masalah hati adalah sesuatu yang sulit diprediksi.

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

Sport

Translate

Blog Archive

Pageviews last month