Share Info

10 October 2014

Studi Mengatakan, Sebaiknya Wanita Tak Mengenakan Bra

Ilustrasi Bra
Sebuah studi mengatakan bahwa memakai bra untuk melindungi dan menopang payudara bukanlah gaya hidup yang baik. Apa pasal? 

Studi yang berlokasi di Perancis ini berlangsung selama 15 tahun, dan akhirnya menemukan ide baru bahwa bra bisa membahayakan wanita. “Secara medis, psikis, dan anatomi tubuh, payudara wanita tidak mendapatkan manfaat positif dari pemakaian bra. Sebab, pemakaian bra memaksa tubuh melawan gravitasi,” ujar Jean-Denis Rouillon, Profesor, University of Franche-Comté in Besançon, pada France Info dan dikutip Huffington Post.

Berlokasi di sebuah rumah sakit universitas, Rouillon mengukur payudara dan mempelajari 300 responden wanita dengan kisaran usia 18 sampai 35 tahun. Selanjutnya, beberapa dari responden di minta untuk tidak mengenakan bra selama satu tahun.

Hasilnya, mereka yang tak mengenakan bra memiliki payudara lebih kencang dan sehat, dibandingkan yang tetap rutin mengenakan bra. Ini dibuktikan dengan ukuran puting yang lebih tinggi sebanyak 7 milimeter dan payudara mereka ditemukan lebih kenyal.

Lalu, responden yang diminta untuk mengenakan bra secara rutin mengaku sering mengalami nyeri punggung dan payudara terasa mengendur dari waktu ke waktu.


Salah satu responden yang selama setahun tak mengenakan bra, Capucine Vercellotti (28), dalam kurun waktu tersebut mengaku tubuhnya lebih segar, lebih mudah bernafas, dan merasa sehat. “Awalnya memang agak aneh. Sebab, saya terbiasa mengenakan bra setiap hari. Namun, lima menit setelah mulai tak mengenakan bra, saya tak merasakan kejanggalan. Saya tak memiliki masalah tanpa bra,” katanya kepada Agence France-Presse.

Namun demikian, Rouillon tidak menyarankan semua wanita yang membaca hasil studi ini untuk semerta-merta langsung tak mengenakan bra. Sebab, penelitiannya ini tidak melibatkan semua perwakilan dari populasi wanita di dunia.

Bagaimana menurut Anda, lebih baik mengenakan bra atau tidak sama sekali?

[Source : huffington post]

Di Lombok Timur, PNS yang Ingin Berpoligami Bayar Rp 1 Juta

Ilustrai
Pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), yang ingin berpoligami wajib membayar kontribusi sebesar Rp 1 juta ke kas daerah, sepanjang telah memenuhi syarat yang berlaku.

Ketentuan ini diatur dalam Peraturan Bupati Lombok Timur Nomor 26 Tahun 2014, terkait pelaksanaan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2013 tentang lain-lain pendapatan asli daerah yang sah. Dalam aturan tersebut, PNS yang mengajukan izin melakukan perkawinan kedua (poligami) dikenakan biaya kontribusi sebesar Rp 1 juta. Dana itu nantinya akan masuk ke kas daerah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Lombok Timur Najamudin mengatakan, aturan ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk menggali potensi yang ada di daerah guna menambah pendapatan asli daerah (PAD) melalui pendapatan lain-lain yang sah.

"Salah satunya melalui PNS yang memenuhi syarat poligami. (Mereka) diminta untuk membayar kontribusi kepada pemerintah daerah," kata Najamudin, Kamis (9/10/2014).

Namun, dia melanjutkan, substansi dalam aturan tersebut bukan berarti Bupati Lombok Timur membolehkan PNS berpoligami jika membayar Rp 1 juta. Syarat PNS untuk berpoligami tetap mengacu pada PP Nomor 10 Tahun 1983 jo PP Nomor 45 tahun 1990 tentang izin perkawinan.

Menurut Najamudin, di dalam peraturan tentang izin perkawinan, PNS boleh melakukan poligami sepanjang memenuhi persyaratan, yaitu syarat kumulatif dan syarat alternatif. Beberapa syarat tersebut, di antaranya, poligami harus mendapatkan izin tertulis dari istri pertama serta bisa bersikap adil dan mampu secara materiil.

Selain itu, PNS diperbolehkan berpoligami jika istri pertama tidak mampu memberikan keturunan dalam kurun waktu 10 tahun, istri meninggalkan suami tanpa izin selama dua tahun berturut-turut, atau istri mengidap suatu penyakit dan ada surat rekomendasi dari dokter. Jika memenuhi syarat tersebut dan mengajukan izin poligami serta mendapatkan izin pimpinan, maka ia akan diminta memberikan kontribusi pada kas daerah sebesar Rp 1 juta.

"Semua hal itu diatur dalam peraturan bupati agar tidak ada pungutan liar. Semua itu bisa masuk ke kas daerah dan tidak dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi atau golongan," kata dia.

Badan Kepegawaian Daerah membantah bahwa peraturan ini dikaitkan dengan angka poligami di Lombok Timur. Bahkan, selama ini belum ada PNS yang diizinkan berpoligami karena harus sesuai syarat dan aturan yang berlaku.

"Sejak aturan itu berlaku, belum ada PNS yang diberikan izin poligami. Yang jelas, tetap selektif, baik izin poligami maupun cerai," kata Najamudin.


 [Source : kompas.com]

9 October 2014

Bugil demi Kepuasan Pribadi

Berphoto bugil demi kepuasan pribadi
Laura Berman PhD, pakar pendidikan dan terapis seks dari Amerika, pernah menyatakan bahwa, "Usia di atas 20 tahun, estrogen, progesteron, dan testosteron berada pada tingkat tertinggi. Maka pada rentang usia ini sangat tepat untuk berencana mempunyai bayi."

Berman yang juga merupakan anggota dari American Association of Sex Educators Counselors and Therapists (AASECT) tersebut menyatakan perempuan pada usia ini kurang mengetahui dengan baik kebutuhan seksualnya, namun memiliki dorongan seksual yang tinggi. Sehingga banyak yang menyalurkannya dengan cara yang salah, misalnya berfoto bugil.

"Pada usia tersebut, perempuan secara emosional dan mental siap untuk aktivitas seks sehingga dorongan seksnya sangat kuat," tulis Berman di blog-nya.

Hal tersebut juga diamini Wimpie Pangkahila, pakar andrologi dan seksologi.

"Reaksi seksual pada usia tersebut memang sangat tinggi, tapi bukan berarti melampiaskannya dengan berpose telanjang. Ketika dorongan seksual memang sulit dikendalikan, maka dapat melakukan aktivitas yang dapat mengalihkan perhatian," Wimpie menjelaskan kepada Tempo, 28 September 2014.

Lantas, apakah faktor ini yang membuat Jennifer Lawrence dan Kate Upton, 24 tahun, memiliki koleksi foto pribadi dengan pose bugil?

"Mungkin iya, pada masa itu mereka akan merasa bangga dengan kemolekan tubuh. Sebenarnya foto itu, untuk kepuasan pribadi dan menjadi koleksi pribadi," kata Wimpie.

Enam Tanda Wanita yang Butuh Seks

Ilustrasi
Manusia membutuhkan seks. Tak seorang pun yang bisa mengatakan bisa hidup tanpa seks. Bahkan perempuan yang mampu mengatasi keinginan seksnya pun akan terlihat dari penampilan dan prilaku, jika mereka sebenarnya membutuhkan seks.


Seperti dilansir Genius Beauty, Sabtu 4 Oktober 2014, kurangnya aktivitas seksual akan berdampak pada psikologis dan kondisi kesehatan perempuan. Berikut uraiannya.

1.Mudah mengantuk
Karena kurangnya obat penenang alami yaitu hormon oksitosin atau lebih dikenal sebagai hormon cinta yang dipompa ke dalam darah selama orgasme, seorang perempuan cenderung sulit tidur di malam hari. Inilah yang membuat tubuhnya menjadi tidak segar di pagi hari dan di siang harinya membuatnya mudah mengantuk.

2.Wajah kusam
Kurangnya aktivitas seks bisa mempengaruhi kesehatan kulit seorang perempuan. Misalnya, wajah terlihat menua dan tampak kusam, payudara mengendur dan otot melemah.

Namun bila seorang perempuan bisa berhubungan seks secara teratur maka kulitnya akan kencang. Ini dikarenakan kolagen dan progesteron yang dihasilkan selama berhubungan intim mampu menghilangkan jerawat di wajah dan membuat kulit menjadi kencang, halus, lembut dan elastis.

3.Sering konsumsi obat penghilang rasa nyeri
Jika sering berhubungan intim, seorang perempuan tidak perlu sering mengonsumsi obat pereda rasa nyeri (painkiller), karena hormon cinta (oksitosin) dan estrogen yang dilepas saat melakukan hubungan intim mampu membunuh rasa sakit tersebut.

4.Mudah lupa
Hubungan seks membuat peredaran darah dan oksigen berjalan lancar sehingga otak memiliki jumlah darah dan oksigen yang cukup. Kecukupan darah dan oksigen dalam otak membuat kemampuan daya ingat menjadi meningkat.

5.Gampang sakit
Keintiman atau hubungan seks yang dilakukan secara teratur mampu meningkatkan jumlah antibodi dan antivirus sebesar 30 persen, sehingga daya tahan tubuh pun meningkat.

6.Tidak puas dengan dirinya sendiri
Kurang berhubungan intim ternyata bisa mempengaruhi kepercayaan diri seorang perempuan. Mereka yang memiliki aktivitas seks yang kurang akan mudah minder dan tidak percaya diri

7 October 2014

Penyebab Orang Berperilaku Mesum di Tempat Umum

Kasus pelecehan seksual di kendaraan umum bukan merupakan hal baru. Sudah lusinan pencabulan yang menimpa penumpang kendaraan umum, terutama perempuan di kereta atau bus. Beberapa korban mendapatkan sentuhan kurang ajar, lainnya terpaksa melihat alat vital yang sengaja dipamerkan pelaku.
Pelecehan seksualPelecehan seksual

Menurut psikolog Fredrick Purba, orang yang melakukan pencabulan di ruang publik teridentifikasi mengalami gangguan psikologis. Dan masalah kejiwaan itu terbagi dua jenis: frotteurism serta exhibitionism.

“Frotteurism adalah perilaku seksual menyimpang untuk mencapai kepuasan seksual,” kata Bang Jeki, sapaan akrab Frederick, ke Plasadana.com untuk Yahoo Indonesia, Senin, 29 September 2014.

Pelaku akan mencapai kepuasan setelah menggesekkan atau menempelkan alat kelamin ke tubuh orang lain, tanpa izin. Dan biasanya, aktivitas ini terjadi ketika korban sulit untuk memberi respon cepat, semisal di kendaraan umum atau tempat keramaian lain.

“Jika bertemu orang seperti ini, Anda harus menunjukkan kuasa,” kata Bang Jeki. “Seperti berbalik badan lalu bentak si pelaku, memukul badan atau alat kelamin, dan berteriak melaporkan pada orang lain.”

Sedangkan exhibitionism adalah perilaku untuk mencapai kepuasan seksual dengan menunjukkan alat kelamin, seperti payudara, vagina, penis, dan bokong ke orang lain. Lagi-lagi terjadi di tempat umum dan tanpa seizin orang yang berhadapan dengannya.

Untuk kasus exhibitionism, Bang Jeki mengatakan, jarang terjadi di kendaraan umum. Pelaku cenderung melakukannya di taman atau jalan, tempat orang berlalu lalang. Bila menghadapi orang seperti ini, sebaiknya Anda lihai menguasai diri dan tidak memperlihatkan rasa kaget.

“Lempar si pelaku dengan barang atau batu. Tapi jangan lempar ponsel Anda ya, mahal beli barunya nanti!” kata dia seraya tertawa. “Melemparkan barang atau memukul akan menjadi hukuman bagi pelaku.”

Menurut Bang Jeki, ada banyak penyebab orang melakukan pelecehan seksual di tempat umum. Namun ia merangkumnya menjadi tiga pemicu:

1.    Pengalaman traumatik seksual masa lalu.
Ini terjadi kala pelaku pernah menjadi korban perilaku seksual yang tak pantas. Sehingga sisi seksualitas pelaku tidak berkembang dengan normal dan mengekspresikannya secara tak wajar pula.
2.    Mengalami atau melihat perilaku seksual yang menyimpang, secara berulang.
Untuk penyebab yang satu ini, pelaku akan cenderung meniru perilaku itu hingga mendapatkan kepuasan. Misalnya seorang anak melihat anggota keluarga atau teman yang lebih tua menggesek-gesekkan maupun menunjukkan kelamin ke orang lain, lalu mendapatkan kepuasan atau pujian.

“Si anak akan terdorong melakukan hal yang sama untuk mendapatkan kepuasan atau pujian itu,” ujar Bang Jeki. “Saat ia secara berulang mendapatkannya, perilaku itu berubah menjadi kebiasaan.”

3.    Konsep diri (self concept) dan harga diri (self esteem) rendah.
Biasanya ini terjadi kala pelaku menjalin relasi romantis atau hubungan seksual dengan lawan jenis. Ketidakmampuan menjalin hubungan intim untuk mendapatkan pemuasan kebutuhan seksual menyebabkan ia memilih cara lain. Seperti menggesekkan atau memamerkan alat kelamin ke orang lain.

Agar pelaku sembuh dari gangguan seksual, ada beberapa bentuk penanganannya. Misalnya dengan terapi perilaku, khususnya cognitive-behaviour therapy (CBT). Penyembuhan ini dapat dilakukan oleh psikolog atau psikiater yang menguasai keterampilan CBT. Ada pula terapi kelompok, khususnya family therapy. “Di sini, bukan hanya pelaku yang mendapatkan intervensi, juga guna memberikan bantuan dan dukungan psikologis,” kata Bang Jeki.

Pelaku bisa pula mengikuti pelatihan peningkatan keterampilan sosial dan berelasi intim. Cara ini pun harus dilakukan dengan bimbingan psikolog atau terapis perilaku. Sementara pengobatan medis dengan obat penurun testoteron mampu mengurangi dorongan seks.

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

Sport

Translate

Blog Archive

Pageviews last month