Share Info

3 December 2010

Jangan Menyentuh Kantung Dendam

Xiao Lie dan Xiao Wang adalah kolega, juga teman akrab. Pada suatu hari mereka berdua duduk dan ngobrol, tangan Xiao Lie yang iseng mengambil satu lembar kertas sambil mengobrol tangannya mulai mencoret kertas itu dengan iseng.

Setelah itu mereka berdua berpisah, Xiao Wang tanpa sengaja melihat kertas yang di coret oleh Xiao Lie, didalam kertas itu terdapat tulisan namanya, tetapi diatas namanya ada huruf “X”.

Pada saat ini Xiao Wang sangat marah, dia lalu memanggil Xiao Lie dengan marah bertanya kepadanya, “Apa maksudmu di atas nama saya di tulis huruf X, “X” berarti hukuman mati, apakah engkau tidak tahu?”

Xiao Lie tergopoh-gopoh menjawab, “Saya hanya iseng, tanpa sengaja mencoret ini, engkau jangan salah paham.”

Walau bagaimanapun Xiao Lie menjelaskan, Xiao Wang tidak peduli terus saja marah, sampai akhirnya mengatakan memutuskan hubungan dengan Xiao Lie, Xiao Lie tidak bisa berbuat apapun, akhirnya mereka berdua menjadi musuh.

Pada saat ini saya teringat kepada sebuah cerita dari Mesir, di Mesir kuno adalah sebuah legenda, dimana ada seorang pahlawan, pada suatu hari dia sedang dalam perjalanan melewati jalan pegunungan yang berliku-liku, tiba-tiba kakinya tersenggol sebuah kantong yang menghalangi jalannya.

Pahlawan ini lalu menginjak kantong, kantong ini bukan saja tidak pecah malah menjadi semakin besar, semakin lama semakin besar, pahlawan ini menjadi emosi lalu mengambil sebuah kayu yang terdapat dipinggir jalan, memukul kantongan ini, kantongan ini semakin besar akhirnya menutup seluruh jalan, pahlawan yang kecapekan ini tidak bisa berbuat apa-apa, akhir dia terduduk kelelahan.

Pada saat ini dari hutan keluar seorang suci, orang suci ini berkata kepada pahlawan ini, “Temanku, jangan menyentuh kantong itu, lupakan dia, menghindarlah jauh-jauh darinya, dia disebut “kantong dendam” jika engkau tidak menyakitnya, dia akan berubah menjadi kecil seperti semula, tetapi jika engkau menyentuh atau menyakitnya, dia akan semakin besar menghalangi jalanmu, seterusnya dia akan menganggap engkau seperti musuhnya yang tidak akan dilepaskan.”

Cerita ini mengandung maksud yang dalam. Benar saja, manusia bekerja, bergaul dan hidup di masyarakat, tentu saja terkadang terjadi pergesekan, akan timbul salah paham kemudian menjadi dendam.

Tetapi jangan lupa di kantong dendam kita sendiri selalu diisi dengan ketulusan, dada yang lapang, dengan tulus meminta maaf, dengan lapang dada bersalaman tangan, lebih banyak memikirkan orang lain, lupakan rasa dendam, dengan demikian akan menghadapi lebih sedikit rintangan, dan akan mendapat lebih banyak memiliki kesempatan untuk menjadi sukses. [source : Erabaru.net/hui]

Hati Nurani

Ada seorang tua berupaya agar ketiga anaknya memperoleh lebih banyak pengalaman hidup. Suatu saat ia berkata kepada ketiga anaknya itu.

"Kalian pergilah merantau, setelah 3 bulan kalian kembali kerumah, ceritakan pengalaman yang paling berkesan selama kalian merantau, saya akan melihat perbuatan diantara kalian bertiga yang paling bisa dibanggakan,” katanya.

Ketiga anaknya setelah mendengar perkataan bapaknya, mulai melakukan perjalanan.

Tiga bulan berselang, mereka bertiga sudah kembali ke rumah, bapaknya bertanya kepada mereka perbuatan yang paling bangga yang telah mereka lakukan. Satu persatu anak-anaknya mengisahkan pengalaman mereka.

"Saya bertemu dengan seseorang, dia menitipkan sekantong permata berharga kepada saya, dia sendiri tidak tahu berapa jumlah permata didalam kantong itu, jika saya mengambil beberapa butir dia juga tidak akan tahu, ketika orang ini mengambil titipannya, saya menyerahkan seperti semula tanpa saya buka sama sekali,” kisah si anak sulungnya.

Setelah mendengar cerita anak sulungnya itu, bapaknya berkata kepadanya.

"Ini hal yang memang harus engkau lakukan, jika engkau mengambil beberapa butir, coba engkau pikirkan engkau akan berubah menjadi orang apakah?” komentar si Bapak.

Putra sulungnya mendengar komentar bapaknya, menganggapnya benar lalu pergi mengundurkan diri. Anak keduanya ganti menceritakan pengalamannya.

“Suatu hari saya melihat ada seorang anak kecil terjatuh di air, saya lalu menolongnya, keluarganya memberi saya hadiah besar, saya tidak menerimanya,” cerita anak kedua.

Mendengar kisah anak keduanya itu, bapaknya mengatakan kepadanya.

“Inipun memang yang seharusnya engkau lakukan, jika engkau melihat anak kecil itu mati tenggelam, apakah hatimu bisa tenang?" kata Bapaknya.

Setelah anak kedua mendengar komentar bapaknya itu, ia tidak berkata apapun. Lalu anaknya yang paling bungsu mengisahkan juga pengalamannya.

“Pada suatu hari saya melihat seorang yang sakit pingsan dipinggir jurang di jalan pegunungan, jika sedikit membalikkan badan saja sudah akan terjatuh dalam jurang, saya mendekatinya melihat, orang itu rupanya adalah musuh besar saya, dahulu beberapa kali saya berpikir untuk membalas dendam, tetapi tidak punya kesempatan, sekarang kesempatan ini muncul, saya tidak memerlukan tenaga mendorong, dia sudah akan terjatuh ke dalam jurang, tetapi saya mengantarnya pulang ke rumah,” kisah anak bungsu.

Bapaknya tidak menunggu dia habis berbicara, lalu dengan memuji ia mengatakan kepadanya.

“Perbuatan kedua kakakmu melakukan hal yang memang secara hati nurani dilakukan setiap orang, tetapi perbuatanmu dengan budi membalas rasa dendam, itu adalah perbuatan yang sangat terpuji.”

Melakukan perbuatan yang memang harus dilakukan, adalah hal yang wajar yang tidak mengkhianati hati nurani, tetapi melakukan perbuatan yang tidak ingin dilakukan, barulah hal itu membuat hati nurani ini dapat bersinar terang.

Cerita diatas, mengisahkan ketiga bersaudara ini melakukan hal yang tidak menyimpang dari permintaan hati nurani, anak sulung tidak tamak, anak kedua menolong orang yang kesusahan, kedua perbuatan ini adalah hal yang wajib dan memang seharusnya dilakukan oleh semua manusia. Sedangkan anak bungsu yang mempunyai dada yang lapang dan mau memaafkan musuhnya, malahan menolong musuhnya, hati nuraninya menyuruh dia tidak melakukan hal yang jahat, malahan bisa melakukan perbuatan baik yang tidak semua orang bisa lakukan, terlihat dari sini dia melupakan seorang yang bisa menjadi panutan bagi orang lain.

[source : Erabaru.net/hui)

Yogi Hidup Tanpa Makan dan Minum Kembali Diteliti

Seorang yogi (penganut Yoga) 82 tahun, Prahlad Jani, yang mengaku tidak makan dan minum selama 70 tahun sedang diuji kedua kalinya oleh sejumlah ilmuwan. Ilmuwan menemukan bahwa unsur biologi tubuhnya memang sangat luar biasa.

Jani mengatakan, dia meninggalkan rumahnya ketka masih berusia 7 tahun dan hidup sebagai biarawan pengembara, yang diberkati para dewa setahun kemudian.

Dia mengatakan terdapat lubang pada langit-langit mulutnya. Dari lubang itu keluar tetesan nektar yang memberikan dia nutrisi untuk bertahan hidup, tanpa harus mengkonsumsi makanan maupun air.

"Jika pernyataan ini benar, akan menjadi terobosan baru dalam ilmu kedokteran," ujar Dr. G. Ilavazhagan dari India's Defense Institute of Physiology and Allied Sciences dalam sebuah konferensi pers.

"Hal ini memungkinkan membantu dalam pengaturan strategi untuk mempertahankan hidup tanpa makan dan minum, jika tidak tersedia. Misalnya dalam bencana alam, orang-orang akan menghadapi situasi seperti ini. Demikian pula, tentara kita juga dapat menghadapi situasi ini ketika mereka terdampar di gurun, di hutan belantara maupun di wilayah-wilayah ketinggian," sambungnya.

Pada 2003, Jani telah diteliti selama 10 hari di rumah sakit Sterling di Ahmedabad, India. Dia tidak mandi dan hanya diberikan 100 mililiter air setiap hari sebagai obat kumur, yang penggunaannya dikumpulkan dan diukur untuk memastikan bahwa dia tidak minum air tersebut.

Dokter tidak menemukan penurunan kesehatan, meskipun berat badannya sedikit berkurang. Ditemukan bahwa urine terbentuk di kantung kemih, namun diserap kembali.

Pada 22 April, Jani telah kembali ke Rumah Sakit Sterling, untuk diteliti lebih lanjut oleh 35 ilmuwan India. Dua video memonitor segala gerak-geriknya di kamar, sementara sebagian lagi mengawasi saat dia keluar dari ruangan tersebut.

Uji coba ini memakan waktu antara 15-20 hari dan melibatkan Magnetik Resonance Imaging (MRI) scan, tes darah, serta aktivitas otak dan jantung.

Pada 28 April para dokter belum menemukan efek negatif dalam tubuhnya akibat kurang makan maupun dehidrasi. Ditemukan bahwa berlatih yoga telah menyebabkan tubuh Jani mengalami perubahan biologi dan otaknya berada dalam keadaan setara dengan seorang yang berusia 25 tahun.

Dr. Sudhir Shah, seorang neurophysician yang telibat dalam riset ini menyebutkan hal ini sebagai suatu 'keajaiban ilmu pengetahuan'.

"Seseorang dapat hidup tanpa makan dan minum selama tiga, empat hingga dua belas hari. Dan kami telah mempelajari orang yang berpuasa antara 16 hingga 30 hari di masa lalu, mereka harus mengkonsumsi air setelah hari ke delapan. Tentu saja mereka buang air kecil-namun ini juga termasuk fenomena unik," ujarnya.

Tanpa air, kebanyakan orang tidak dapat bertahan lebih dari empat hari, bahkan dengan air sekalipun, kebanyakan orang tidak dapat bertahan hidup tanpa makanan hingga 50 hari. Aksi mogok makan terlama diketahui telah dilakukan oleh Terence MacSwiney, wali kota Cork, Irlandia, selama perang kemerdekaan Irlandia. Dia melakukan mogok makan saat ditahan oleh Inggris dan meninggal setelah 74 hari.

[source : erabaru.net]

Legenda Perjodohan

Hampir setiap orang di dunia ini memilik pasangan dan ada yang akhirnya menikah atau pun tidak walaupun sudah bersama dalam waktu lama. percayakah Anda bahwa sebuah pernikahan ditentukan oleh jodoh, ini ada salah satu legenda yang bisa membuktikan hal tersebut.

Pada zaman Dinasti Tang, ada seseorang laki-laki bernama Wei Gu. Suatu hari ia pergi ke wilayah Songcheng.

Pada malam harinya, ia melihat seorang laki-laki tua sedang membaca buku besar dan sangat tebal, membawa tas besar berisi banyak benang merah duduk di bawah sinar bulan.

Dengan penuh penasaran dia bertanya pada laki-laki tua itu, “Orang tua, bisa anda jelaskan buku apa yang anda baca ini?”

Laki-laki tua itu berkata, “buku ini berisi tentang perjodohan antara laki-laki dan perempuan di seluruh dunia.”

Wei menjadi lebih terkejut dan bertanya: "Lalu apa maksud benang merah di tas besar Anda ? "

Orang tua tersenyum dan berkata: "Benang merah ini digunakan untuk mengikat kaki 
setiap pasangan. Jika mereka yang diikat dengan benang merah, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan, pada akhirnya mereka tetap akan menikah. "


Gu Wei tidak percaya, tapi dia masih penasaran tentang orang tua ini. Ketika 
dia ingin bertanya lagi, orang tua itu berdiri dan berjalan menuju 
pasar dengan membawa buku dan tas miliknya. Wei mengikutinya.

Ketika orang tua itu melihat seorang wanita buta yang membawa seorang gadis berumur tiga tahun di jalan, ia berkata kepada Wei: "Gadis muda ini akan menjadi istri Anda di masa depan." Kemudian orang tua itu lenyap.

Wei kaget dan marah, kemudian memerintahkan pelayannya untuk membunuh anak tersebut. Pelayan itu segera menjalankan perintah tuannya, kemudian melarikan diri.

Setelah 14 tahun berlalu, Wei mempunyai tunangan, putri dari Wang Tai 
(Gubernur Xiangzhou). Gadis itu sangat cantik dan baik hati, namun ada sedikit bekas luka di alisnya. Mereka akan segera melangsungkan ikatan perkawinan.


Suatu hari Wei bertanya kepada bapak mertuanya tentang bekas luka yang dimiliki istrinya.

Wang mengatakan putrinya ditikam seseorang, ketika dia dibawa oleh pengasuhnya di sebuah pasar. Karena segera menyelamatkan diri, ia tidak mengalami luka serius, hanya punya luka di alisnya.

Wei tegang dan bertanya: "apakah pengasuh itu buta?" Wang mengatakan: "ya, tapi bagaimana Anda bisa tahu itu? "Kemudian Wei memberitahu Wang, dia menceritakan tentang dirinya dan orang tua yang ditemuinya di Songcheng. Wang sangat terkejut akan hal ini.

Wei dan istrinya memahami perkawinan mereka telah diatur oleh ikatan perjodohan. Jadi mereka sangat menghargai pernikahan mereka dan hidup bahagia. 


[source : Erabaru/ngrh]

Cara Menghilangkan Malas

Anda punya daftar panjang pekerjaan yang harus diselesaikan, tetapi Anda suka ketiduran, menonton tv, atau membuang waktu percuma. Berikut tips mengatasi rasa malas yang mungkin bermanfaat.

Langkah 1: Saya Tidak Malas!

Kata “malas” adalah kutukan. Ia memalukan, ia bukanlah Anda. Motivasi diri dan atur pikiran Anda. Jika ada banyak hal di kepala, tetapi sulit diselesaikan, saatnya untuk menulis semuanya di atas kertas. Tulis semua hal yang muncul di pikiran, hal yang harus dilakukan, hal yang harus dipikirkan, dan hal-hal yang mengganggu Anda. Anda mungkin akan sadar bahwa hal-hal itu tidaklah seburuk yang Anda duga, dan selesaikan berdasarkan prioritas.

Langkah 2: Perhatikan Penyakit dan Makanan

Jika stamina tubuh menurun dalam beberapa bulan, pergilah ke dokter. Ini mungkin penyakit atau keadaan depresi. Pastikan Anda fit sebelum lanjut ke langkah ke-3. Sebagai tambahan, sedikit perubahan pada pola makan mungkin meningkatkan stamina secara signifikan. Anda mungkin memulainya dengan minum air 2 kali lebih banyak. Hal lainnya, dibandingkan memulai hari dengan kopi dan kue muffin, coba sarapan dengan jus jeruk dan sereal.

Langkah 3: Jadilah Lebih Aktif dan Buat Rencana

Pernahkan Anda sadari bahwa kita tidak punya alasan untuk merasa malas di waktu paling malas sekalipun? Anda tahu apa yang saya bicarakan. Anda baru saja bangun dari tidur, dan sejak itu, hal yang Anda lakukan adalah berbaring di sofa sepanjang hari. Tetapi, hal yang Anda inginkan adalah istirahat dan tidur. Ini sedikit paradox, tetapi ketika tingkat aktivitas sangat rendah, level energi juga rendah. Mulai gerakkan badan. Jika olahraga terlalu berat, setidaknya lakukan peregangan (stretching ringan). Gunakan tangga dan banyak berjalan kaki. Bermain-mainlah dengan anak atau anjing Anda. Tulis hal-hal yang perlu dikerjakan berdasarkan prioritas dan susun menjadi jadwal kegiatan.

Langkah 4: Temukan Iramamu

Bereksperimenlah dengan hidup. Coba bekerja pada waktu yang berbeda, atau pada lokasi yang lain. Mungkin juga Anda perlu sedikit musik agar tetap fokus atau makanan kecil dan tidur singkat di waktu tertentu.

Langkah 5: Set Alarm

Penelitian menunjukkan orang yang bangun pagi dan tiba tepat waktu, lebih bahagia dan produktif dari yang lainnya. Makanlah sarapan yang baik. Sarapan yang sehat tentunya meningkatkan stamina. Coba bangun pagi, lancarkan metabolisme dengan latihan ringan. Usahakan olahraga tiap pagi. Setelah empat hari, perbedaannya akan terasa dan Anda akan punya energi untuk satu hari penuh.

Langkah 6: Tingkatkan Kualitas Tidur

Ketika tidur dioptimalkan, Anda sebenarnya bisa tidur lebih pendek, tetapi mendapat energi lebih banyak dibandingkan tidur lama. Mulailah dengan mengurangi kafein, terutama di sore hari. Ingat, kafein tidak hanya terdapat pada kopi, tetapi juga pada soda, teh, coklat dan yang lainnya. Selain itu, pergilah tidur saat Anda benar-benar membutuhkannya, dan bukan hanya karena terikat jadwal.

Langkah 7: Motivasi Diri Sendiri dengan Tujuan

Apakah Anda berbicara pada diri Anda seperti orang tua menasihati anak? Anda sekarang sudah dewasa. Saatnya merubah cara pandang terhadap tugas dan kewajiban. Daripada berpikir “Anda harus mengerjakan ini”, berpikirlah “Saya ingin mengerjakan ini, karena..”. Berilah diri Anda alasan yang baik. Apakah Anda punya tujuan tertulis? Tahukah Anda tujuan hidup Anda? Tanpa arah yang jelas, tujuan dan sasaran yang bernilai, Anda pasti akan bosan, lelah dan tentunya malas. Selanjutnya, Anda mungkin tenggelam ke jurang depresi. (Erabaru/ana)

Earl Nightingale pernah berkata:

“Kunci melepas energi adalah keinginan untuk mencapai tujuan positif. Ia juga merupakan kunci untuk hidup yang panjang dan menyenangkan. Jika kita berniat menciptakan pendorong, kekuatan nyata dari dalam diri, kita harus bersemangat”

Bersemangatlah!

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

Sport

Translate

Blog Archive

Pageviews last month