Share Info

1 March 2012

44% Wanita Tidak Bahagia Tanpa Make-up

Pernahkah Anda merasa panik dan tidak nyaman saat keluar rumah lupa memakai maskara atau lip gloss? Jika iya, Anda tidak sendiri.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Harris Interactive dari The Renfrew Center Foundation, sebuah lembaga penelitian tentang pendidikan, pencegahan, dan kesadaran gangguan makan menemukan hasil yang mengejutkan saat wanita tidak menggunakan make-up. Seperti dilansir Shape, dari studi tersebut terungkap, 44 persen wanita merasakan hal negatif saat mereka tidak menggunakan make-up.

Survei tersebut meneliti 1,292 wanita yang berumur 18 tahun ke atas. Ditemukan, 16 persen wanita mengaku merasa tidak menarik ketika wajahnya polos tanpa make-up. 14 persen merasa malu dan 14 persen lainnya merasa terkspos dan 'telanjang' tanpa riasan wajah.

Studi ini juga mengungkapkan, hampir setengah wanita suka merias diri dan rata-rata sejak umur 11 atau 13 tahun telah menggunakan make-up. Direktur dari The Renfrew Center Foundation, Adrienne Ressler mengungkapkan, hal itu menunjukkan ketergantungan wanita dengan blush on dan lipstik sebagai 'selimut' wajahnya.

"Orang terpisah dari tubuhnya. Kebanyakan orang dibombardir dengan banyaknya imej tubuh yang sempurna, sehingga kita kehilangan sinyal dengan tubuh kita sendiri, kita kehilangan kontak dengan diri sejati kita," pungkas Ressler.

Bentuk apresiasi The Renfrew Center Foundation tentang kurangnya kepercayaan diri wanita tersebut, organisasi tersebut membuat kampanye yang mempromosikan imej tubuh yang sehat dan memberikan dukungan bagi mereka yang memiliki masalah gangguan makan (eating disorder). Dengan kampanye 'Barefaced & Beautiful, Without & Within', wanita diajak lebih mencintai diri mereka sendiri.

[Source : wolipop.com]

Banjir Informasi Bikin Stres Pekerja

Derasnya arus informasi di zaman modern ini ternyata berdampak negatif bagi kesehatan para pekerja. Informasi yang bertubi-tubi dari email, rapat harian, dan perangkat informasi lainnya seputar pekerjaan telah meningkatkan level stres para karyawan dan mengganggu kondisi psikologis mereka.

Selain meningkatkan hari tak masuk kerja, perusahaan juga harus kehilangan uang miliaran karena berkurangnya waktu produktif karyawan. Penyebab utama dari masalah ini, menurut para psikolog adalah berlebihnya informasi yang diterima para pekerja.

Mayoritas pekerja rata-rata menerima sekitar 36 email setiap hari, belum lagi informasi dari sumber-sumber lainnya, misalnya media sosial, sarana percakapan online, rapat harian, telepon, dan teknologi informasi lainnya.

Survei mengenai kaitan antara arus informasi dengan kesehatan karyawan ini dilakukan oleh Hitachi Data System terhadap karyawan perusahaan di Australia dan Selandia Baru.

Sekitar 40 persen responden mengatakan, mereka menjadi sakit karena "kebanjiran" informasi. Jumlah tersebut naik dari dua tahun lalu yang mencapai 34 persen. Survei ini juga mengungkap 81 persen perusahaan yang disurvei mengatakan mereka mempertimbangkan untuk mengatur lalu lintas data.

Menurut Dr. Ben Searle, pengajar senior bidang psikologi dari Marquarie Univeristy, informasi yang terlalu banyak kini menjadi penyebab utama penyakit psikologi di tempat kerja dan jumlahnya terus meningkat.

Solusi yang sering ditawarkan pemilik perusahaan seperti karyawan hanya memeriksa email pada jam-jam tertentu saja ternyata tak banyak membantu dan sulit untuk diterapkan.

"Solusi tersebut tak akan berjalan jika perusahaan tidak mendukung. Misalnya jika kebiasaan di sebuah kantor adalah menjawab email sesegera mungkin, maka solusi itu tak berhasil," kata Searle.

Marc Peter, direktur teknologi di LexisNexis yang melakukan studi International Workplace Productivity tahun lalu, mengatakan para karyawan telah mencapai titik jenuh terhadap jumlah informasi yang didapat setiap hari dan ada kebutuhan besar untuk sebuah bantuan.

"Data yang berlebihan untuk menyebabkan kualitas kerja mereka turun dan membuat mereka kehilangan semangat," kata Peter.

Ia menjelaskan, ada dua hal yang perlu diketahui dari derasnya arus informasi, yakni kebanyakan informasi tersebut tidak relevan dengan orang yang menerimanya dan ada ketidakmampuan sistem perusahaan dalam mengatur informasi secara efisien.

[Source : http://health.kompas.com]

Pemikiran yang Salah Tentang Cinta

Biasanya ketika seseorang jatuh cinta, segalanya bisa menjadi tampak indah, terkadang cinta bisa membuat akal sehat kita menjadi tidak bekerja, mungkin ada benarnya bila dahulu ada yang mengatakan bahwa “cinta itu buta” karena memang terkadang kita akan sulit melihat hal yang sesungguhnya karena kita terlalu mencinta. Karena itu waspadai 7 mitos salah tentang cinta yang menyesatkan ini :

Setiap orang sudah di berikan jodohnya masing-masing.
Anda boleh saja mempercayai hal ini, tapi ini bukan perkara gampang dalam mencari pria yang ideal, jika salah anda bisa menunggu selama 45 tahun dan mendapatkan laki-laki yang tidak sesuai. Anda perlu usaha extra dalam mengatasi ketidakcocokan dengan pasangan anda saat ini.

Cinta saja sudah cukup.
Kita tidak bisa mengharapakan cinta akan selalu ada sepanjang waktu, cinta seiring waktu bisa memudar, karena itu dibutuhkan pondasi yang kokoh yang tidak hanya cinta semata, misalnya rasa humor tinggi, agama yang sama, saling menghargai dan tenggang rasa bisa dijadikan sebagai landasan.

Bahagia Selamanya.
Tidak ada yang abadi, memang ini adalah hal yang menggiurkan apalagi bagi pasangan yang baru saja menikah. Bila anda bahagia dengan hidup yang anda jalani sekarang, berarti anda berada dijalur yang tepat. Ingat kebahagiaan tidak semua bergantung kepada anda.

Cinta itu menyakitkan.
Ini bisa menyakitkan bila anda memilih pasangan yang salah, patah hati ketika renaja atau usia 20-an adalah hal biasa. Jangan diambil pusing, karena pada dasarnya cinta itu sehat

Bila dicintai dia akan berubah.
Akan sulit merubah kebiasaan seseorang, walau anda menasehatinya dengan berbagi wejangan kemungkinan pasangan anda akan sangat sulit berubah.

Tapi saya mencintainya.
Cinta itu harus ada timbal balik, jangan bertepuk sebelah tangan, jika iya berarti bukan cinta namanya. Jadi cari cinta lain yang seimbang.

Saya tak mungkin melupakannya.
Bila memang sudah tidak sejalan, seberapapun besarnya cinta anda kepada dirinya, cobalah untuk melupakannya. Waktu akan mengobati hati anda.

Ingat unruk memulai hubungan baru anda harus membersihkan hati dari kenangan lama, agar hubungan anda bisa terjalin dengan sehat.

Cinta memang penting untuk kita. Dunia ini jika tidak ada cinta akan terasa hampa. Dan inilah 7 mitos salah tentang cinta,

[Source : perempuan.com]

Agar Lebih Bahagia Saat Bekerja

Hampir setiap orang pernah merasakan kejenuhan kebosanan dengan pekerjaan yang mereka lakukan. Seringkali, rutinitas dalam pekerjaan pekerjaan menjadi jebakan yang dapat berujung pada stres dan tekanan. Apabila tidak dilakukan upaya mengatasinya, hal ini tentu sangat memengaruhi performa dan prestasi kerja seseorang.

Jika Anda mulai mengalami masa-masa sulit di tempat kerja atau merasa kurang puas terhadap hasil kerja, saatnya bagi Anda untuk melakukan perubahan. Setidaknya ada 8 cara yang dapat dipertimbangkan untuk membuat hari-hari Anda di tempat kerja menjadi lebih bahagia. Berikut ini adalah pemaparannya :

1. Atur kehidupan kerja Anda

Jika aktivitas kerja Anda sering membuat Anda merasa stres dan kewalahan, sekarang saatnya untuk menenangkan dengan membuat segalanya lebih terorganisir. Pertama, pastikan Anda tiba beberapa menit lebih awal di tempat kerja untuk memberikan Anda sedikit waktu dalam mengatur tugas-tugas Anda untuk hari itu dan mempersiapkan mental. Kedua, menata ruang/ meja kerja dengan membereskan segala barang yang berserakan. Kemudian, buatlah daftar rencana kegiatan yang akan Anda lakukan pada hari itu (berdasarkan prioritas).

2. Kenakan busana yang meningkatkan mood

Banyak dari kita yang diharuskan untuk memakai seragam atau mematuhi aturan pakaian untuk bekerja. Jika Anda memiliki lebih banyak kebebasan untuk berpakaian, cobalah untuk mengenakan pakaian atau aksesoris yang dapat meningkatkan mood dan kepercayaan diri Anda. Dengan menambahkan sesuatu yang istimewa pada pakaian kerja akan membuat hari Anda lebih berwarna.

3. Melakukan beragam variasi tambahan

Variasi merupakan bumbu kehidupan, dan ini perlu dilakukan ketika Anda memulai rutinitas sehari-hari dalam pekerjaan Anda. Rutinitas yang sama setiap hari akan membuat Anda cepat bosan. Jadi cobalah membuat setiap hari sedikit berbeda dengan cara apapun yang Anda bisa. Misalnya, melakukan tugas-tugas rutin dalam urutan yang berbeda, berbicara dengan orang baru atau mengambil rute yang berbeda untuk bekerja (atau mungkin menggunakan mode yang berbeda dari transportasi, seperti bersepeda, jika Anda mampu).

4. Hiasi meja kerja

Penelitian telah menunjukkan bahwa pekerja yang menambahkan hiasan pada ruang kerja/meja mereka, 40 persen lebih bahagia ketimbang mereka yang tidak melakukannya. Meskipun Anda mungkin tidak memiliki kewenangan untuk menghias atau mengatur ulang seluruh ruang kantor, Anda bisa melakukan dengan cara yang sederhana misalnya, membeli beberapa alat tulis bagus, memasang foto, kalender lucu atau sepotong kecil karya seni, atau menaruh tanaman kecil pada meja kerja Anda.

5. Tetap aktif di kantor

Jika hari kerja Anda membuat Anda tak bersemangat, cobalah memberi rangsangan pada diri Anda dengan melakukan beberapa latihan sederhana ketika istirahat makan siang. Latihan ini baik untuk meningkatkan harga diri, melepaskan stres, dan juga melepaskan zat kimia di otak seperti endorphin dan anandamide yang dapat meningkatkan mood dan membuat Anda merasa bahagia. Jika tempat kerja Anda memiliki fasilitas untuk mandi, lakukan setelah Anda makan siang.

6. Makan camilan yang bikin happy

Sediakan beberapa camilan sehat di atas meja kerja Anda. Mengapa? Karena, nutrisi tertentu dalam makanan dapat mempengaruhi perasaan seseorang. Ada beberapa makanan yang dapat mendorong rasa bahagia seperti kenari (asam lemak Omega-3), pisang (mengadung serotonin yang memproduksi tryptophan dan magnesium. Serotonin memiliki efek untuk meningkatkan suasana hati, menenangkan dan mengurangi depresi). Pastikan camilan Anda mengandung karbohidrat kompleks untuk memperlambat pelepasan energi dan menjaga tingkat gula darah tetap rendah untuk mencegah depresi dan kelelahan.

7. Berpikir positif dan ramah terhadap rekan kerja

Terlepas dari apakah Anda sedang stres, cobalah tetap mengadopsi sikap positif dan ramah ketika berbicara dengan rekan kerja Anda. Bahkan meskipun mereka kerap tidak memiliki pemikiran yang sama dengan Anda! Cobalah untuk menyelesaikan setiap konflik, menghindari gosip dikantor, dan memperlakukan setiap orang sebagaimana Anda ingin diperlakukan. Penelitian menunjukkan bahwa memberikan senyum benar-benar dapat membuat seseorang lebih bahagia, jadi cobalah untuk memberikan senyum setiap Anda bertemu dengan orang di kantor.

8. Menghargai kenyataan bahwa Anda memiliki pekerjaan

Cobalah memberikan sesuatu yang terbaik dari apa yang Anda miliki dan mengidentifikasi hal apa saja yang dapat membuat Anda merasa lebih bersemangat untuk bekerja. Misalnya, bercita-cita untuk memperoleh posisi atau jabatan yang lebih baik dalam pekerjaan. Dengan adanya target yang Anda buat, ini akan membuat memacu semangat Anda saat bekerja.


Ubah Kritik di Kantor menjadi Motivasi

Apa yang Anda rasakan saat menerima kritikan? Marah, kecewa atau tersinggung. Sebenarnya kritik yang datang, jika dihadapi dengan pikiran positif akan mampu mengubah cara pandang bahkan bisa menjadi motivasi untuk karir Anda. Simak tips ubah kritik di kantor menjadi motivasi.

Berpikir Ulang
Jika Anda termasuk tipe yang mudah panas saat menerima kritik, maka ada baiknya untuk merubah sikap. Sikap pemarah hanya akan membuat Anda terlihat kekanakan dan arogan. Sebelum Anda marah, dinginkanlah sejenak pikiran Anda. Ambil waktu untuk berpikir ulang dan berdamai dengan hati, apa dengan marah bisa menyelesaikan masalah atau malah memperkeruh saja.

Agar Anda pun tak statis saja pada posisi karir, maka kritik yang datang bisa Anda jadikan sebagai teguran dan gambaran untuk berubah. Namun jika kritik itu datang hanya karena sirik dengan kemajuan karir Anda, maka tak ada salahnya untuk menanggapinya dengan senyum tanpa perlu berdebat kusir.

Akui kesalahan dan perbaiki diri
Kritik yang datang bisa jadi karena kesalahan yang Anda lakukan. Berusahalah untuk tidak sedih dan kecewa memikirkan kritik, tapi hadapi dengan tindakan nyata.
Jika kritik itu kritik yang membangun dari rekan kerja atau atasan Anda, itu menandakan mereka peduli dan menginginkan Anda segera menyadari dan memperbaiki kesalahan tersebut.

Setiap orang pasti pernah melakukan kesalahan, tapi yang akan membuat Anda berbeda adalah sikap dewasa Anda untuk berlapang dada dan mau memperbaikinya.

Kritik bukan berati Anda gagal
Jangan cepat tersinggung jika Anda dikritik, karena bisa jadi itu pertanda bahwa Anda seorang yang dianggap hebat. Salah artinya jika Anda merasa kritik itu sebagai sebuah kegagalan. Jika Anda jeli dan teliti justru kritik itu bisa menjadi peluang Anda untuk menciptakan strategi baru.

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

Sport

Translate

Blog Archive

Pageviews last month