Share Info

28 September 2012

Resiko Perempuan Kerja di Kantor

Perempuan Kerja Kantoran
Setiap hari mungkin wanita tak pernah meleset melakukan ritual kecantikan di rumah, menggunakan pelembab yang dilengkapi SPF di pagi hari dan membersihkan wajah plus mengaplikasikan krim malam ketika hendak tidur.

Juga tak pernah lupa berolahraga agar fisik selalu bugar. Dengan begitu, para wanita akan tampil prima saat bekerja. Semua itu sudah oke. Masalahnya, masih ada kebiasaan-kebiasaan kecil yang seringkali terlewat tapi berpotensi besar merusak penampilan saat kerja. Lihat masalahnya dan temukan solusinya berikut ini.

 
1. Terlalu Lama Terpapar AC
Rasanya, kini hampir tak mungkin gedung perkantoran tidak menggunakan AC. Artinya, area kerja kita hampir bisa dijamin full AC. Umumnya, gedung perkantoran menggunakan jenis AC sentral alias pengaturan suhunya terpusat. Dengan demikian, sulit bagi kita untuk mengendalikan temperatur atau kadar kelembabannya. Padahal, terlalu lama terpapar AC berpotensi membuat kulit kering. Meminta AC dimatikan? Wah bisa-bisa, didemo karyawan lain.

Penggunaan AC membuat kadar kelembaban di dalam ruangan rendah. Kadar kelembaban yang rendah ini mengakibatkan kulit kehilangan air dan minyak. Akibat selanjutnya mudah ditebak, yaitu kulit menjadi kering. Kulit yang kering memiliki kadar kelenjar minyak yang rendah dan membuatnya menjadi lebih sensitif, sehingga mudah mengelupas dan merekah.

Solusi :
Paling mudah dan cepat adalah sering-sering mengaplikasikan pelembab badan. Langkah ini bermanfaat mencegah kadar air yang hilang dan membuat kulit lembut kembali. Ada beberapa jenis pelembab, yaitu krim dan lotion. Tingkat perlindungan krim memang lebih tinggi daripada lotion. Kita perlu rajin-rajin mengoleskan lotion untuk mengurangi kekeringan di kulit.

Jangan lupakan perlindungan dari dalam. Sudah tahu kulit bakalan menjadi kering karena AC, ya banyak-banyaklah mengonsumsi air putih. Ini membantu agar kulit tetap terjaga kelembabannya.

Di sisi lain, sebaiknya hindari konsumsi minuman berkafein. Kandungan ini memiliki efek diuretik (ingin buang air kecil), sehingga membuat tubuh dan sel-sel kulit kehilangan cairan dan mineral penting. Perhatikan pula pola makan Anda. Perbanyak porsi sayuran dan buah serta seimbangkan asupan protein dan lemak takjenuh, untuk melindungi kulit Anda.

2. Salah Postur Tubuh
Meski Anda pekerja kantoran yang bekerja di belakang meja, tidak berarti 100% terbebas dari risiko pekerjaan fisik lho. Nyeri punggung dan sakit pinggang juga mengancam pekerja kantoran.

Duduk atau berdiri dalam waktu lama dapat menyebabkan nyeri punggung dan pinggang. Hal ini sering dialami oleh pekerja kantoran yang harus duduk dari pagi hingga sore untuk menyelesaikan suatu pekerjaan. Bila gangguan ini berat maka dapat menyebabkan nyeri hebat akibat penjepitan pada syaraf yang ada di tulang belakang.

Solusi:
Sebelum nyeri keburu datang atau bertambah parah, ayo kita cegah. Posisi duduk terbaik saat di meja kerja adalah posisi punggung dan leher sebisanya berada pada satu garis lurus, tidak membungkuk, dan tidak berlendot malas.

Gunakan kursi dengan penyangga punggung yang pas. Saat mengangkat barang, jangan dilakukan sambil membungkuk. Lebih baik berjongkok atau rendahkan posisi tubuh hingga kurang lebih sejajar dengan barang tersebut, baru diangkat.

Kalau harus berdiri atau duduk dalam waktu lama, usahakan posisi tubuh kita tegap. Hal ini membantu berat badan terdistribusi secara merata sehingga tidak akan memberi tekanan berlebihan pada salah satu bagian tubuh.

3. Stress Berkepanjangan
Stres membuat kulit mudah bermasalah. Saat sedang stres, kadar homon kortisol (yang sering disebut hormon stres) meningkat. Hal ini membuat produksi minyak dalam kulit ikut meningkat, lebih tinggi dari biasanya. Akibatnya, kulit menjadi lebih berminyak dan mudah timbul masalah kulit. Nah, ketika pembuangan minyak berjalan tidak sempurna dan menyumbat pori-pori, saat itulah jerawat muncul.

Stres juga dapat berdampak ke rambut. Dalam kondisi stres, rambut masuk ke dalam fase kerontokan yang disebut telogen. Telogen effluvium, adalah masalah kerontokan rambut yang muncul tiga bulan setelah seseorang mengalami stres berat, entah fisik atau emosional. Masalah ini sebenarnya sangat umum terjadi. Biasanya, rambut akan tumbuh dengan sendirinya dalam waktu enam hingga sembilan bulan.

Solusi:
Jangan tambah stres saat mendapati wajah kita tiba-tiba penuh kilap atau jerawat bermunculan. Kalau ingin kulit dan rambut tetap terlihat sehat dan cantik dalam situasi kerja seperti apa pun, kita harus mampu mengendalikan stres. Berolahragalah.

Bisa juga dengan meditasi, latihan pernapasan, dan jangan kurangtidur. Prakteknya mungkin sulit. Apalagi bila sedang banyak proyek yang membuat kita harus lembur berhari-hari. Tapi coba usahakan.

Tidur cukup dapat menyeimbangkan kadar hormon kortisol. Bila jerawat keburu keluar, cari produk yang dapat membantu mengatasinya. Ada jerawat artinya ada peradangan. Disarankan untuk memilih produk yang mengandung asam salisilat, timun, chamomile, atau zat besi yang berfungsi sebagai anti-peradangan.

4. Sering Bersepatu Hak Tinggi
Apakah kita sudah seperti Carrie Bradshaw di Sex and The City yang menganggap ‘high heels is my passion?’ Memang sih, sepatu hak tinggi bisa seketika menyulap penampilan kita menjadi keren atau terkesan profesional. Namun di sisi lain, sepatu hak tinggi adalah faktor terbesar penyebab masalah kaki pada wanita.

Kaki yang dipaksa muat pada bagian depan sepatu hak tinggi yang biasanya sempit (atau runcing), membuatnya menjadi tertekuk dalam posisi yang tidak alami. Ini yang disebut hammertoe yaitu jari kaki menekuk dan menekan bagian dalam sepatu. Sakit? Pastinya.

Memakai sepatu hak tinggi terus menerus berarti mengurangi waktu pertemuan antara tulang tumit dan tanah. Hal ini membuat tendon Achilles (penghubung antara otot betis dan tulang tumit) tidak dapat meregang dengan baik, sampai pada titik saat kita tak lagi nyaman mengenakan sepatu hak datar.

Sepatu hak tinggi juga membuat distribusi berat badan tidak merata karena tumpuan dibebankan ke bagian depan kaki. Timbul tekanan dan nyeri. Kondisi macam ini 10 kali lebih umum terjadi pada wanita daripada pria. Nah lho!

Sepatu hak tinggi yang lebar memang lebih nyaman daripada stiletto (hak runcing). Sehingga rasanya oke saja dipakai sepanjang hari. Padahal, sepatu jenis ini lebih besar berpotensi meningkatkan risiko osteoarthritis di lutut. Ini karena, apapun jenis hak tinggi kita, semuanya memberikan tekanan yang tidak normal pada lutut.

Solusi:
Menurut studi tersebut, paling baik adalah sepatu hak rendah sekitar 2-4 cm dengan bagian depan persegi atau minimal tidak runcing.

Disarankan untuk mengenakan sepatu hak tinggi hanya pada acara khusus. Misalnya saat hendak presentasi atau pesta di malam hari. Di acara keluarga, cukup kenakan sepatu hak rendah.

Kalaupun kita dituntut untuk mengenakannya sepanjang hari, coba curi-curi waktu sejenak untuk mengistirahatkan kaki, seperti ketika kita berada di belakang meja dan kaki tersembunyi dari pandangan orang lain. Sepatu hak tinggi memang mampu mempercantik penampilan. Tapi kalau akibatnya membuat kaki merana dan memperburuk kesehatan, ya tak mau kan?

5. Gara-gara Komputer
Hari gini, siapa sih karyawan kantor yang tidak bekerja pakai komputer? Penggunaan komputer atau mouse secara rutin ternyata memicu carpal tunnel syndrome (CTS). CTS adalah kondisi yang disebabkan adanya tekanan pada suatu jenis saraf di pergelangan tangan.

Gejala yang dialami dapat meningkat secara bertahap. Pertama dimulai dengan adanya rasa nyeri, lemah, atau mati rasa. Bisa di jari, telapak, pergelangan tangan, dan lengan. Setelah itu, dapat meningkat dengan berkurangnya daya genggam. Hal ini mengakibatkan Anda mengalami kesulitan melakuan aktivitas tangan yang sebetulnya sederhana, dari mengepal hingga memegang obyek kecil.

Bila menimpa ibu jari, yang terkena terutama ibu jari, telunjuk, dan jari tengah. Katanya, gejala akan lebih terasa pada malam hari atau saat berada di ruang ber-AC. Mereka yang sering menggunakan tangan dalam jangka waktu panjang, terutama dengan gerakan yang mengulang, berisiko terkena keluhan ini. Pada pekerja kantoran, ini bisa terjadi bila terlalu lama menggunakan keyboard atau mouse dengan posisi yang salah.

Solusi:
Tak perlu khawatir, keluhan ini dapat sembuh total asal cepat ditangani. Bila masih ringan, bisa ditangani dengan obat pereda sakit atau fisioterapi. Namun, yang paling penting, kita mesti memperbaiki posisi saat menggunakan komputer atau mouse.

Tangan, misalnya, harus diletakkan di bagian tengah keyboard. Siku membentuk posisi 90 derajat, demikian pula lutut. Siku dan lutut harus sejajar dengan lantai. Paling baik, cari kursi yang memiliki penyangga tangan.

Kalau merasa sudah terlalu lama bekerja dengan komputer atau mouse, istirahatlah sembari lakukan peregangan. Ini membantu otot pergelangan tangan tetap relaks.
[Source : http://omrandi.blogspot.com]

Waktu Terbaik Melakukan Tugas Tertentu

Kadang-kadang, waktu 24 jam rasanya belum cukup. Kita butuh waktu lebih banyak untuk melakukan sesuatu. Padahal sih, tidak harus begitu. Mengetahui waktu terbaik untuk melakukan tugas tertentu akan membantu Anda untuk lebih efisien. Anda bisa menjadwalkan tugas Anda yang paling penting ketika Anda berada dalam masa yang paling produktif dalam sehari. Berikut adalah beberapa waktu terbaik yang bisa dimanfaatkan untuk melakukan tugas tertentu.

Kerja kognitif. Tugas-tugas yang membutuhkan nalar untuk menyelesaikannya, sebaiknya dilakukan menjelang siang hari. Itulah saat ketika memori, kewaspadaan, dan konsentrasi kita berada di puncaknya. Lakukan tugas-tugas yang biasanya menuntut konsentrasi penuh dari Anda.

Coffee break
. Berhenti sejenak dari kesibukan yang padat sangat diperlukan untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran. Namun, pilih waktu yang tepat untuk melakukannya, yaitu mulai tengah hari hingga pukul 16.00. Seusai makan siang hingga pukul 14.00, biasanya daya pikir Anda mulai merosot, dan Anda merasa lebih sulit untuk berkonsentrasi. Jadi ketika Anda mulai merasa mulai melambat, lakukan break untuk membuat kopi, memejamkan mata hingga terlelap barang 20 menit, atau berjalan dengan langkah bergegas untuk memulihkan energi.

Brainstorming atau meeting untuk membuat keputusan penting. Boleh percaya boleh tidak, kelelahan sebenarnya bisa membuat Anda lebih kreatif. Ketika Anda butuh melakukan tugas-tugas yang membutuhkan pemikiran yang lebih terbuka, lakukan pada malam hari atau ketika Anda merasa lelah.

Mengecek e-mail. Pakar media sosial Dan Zarrella mengatakan, "E-mail itu seperti surat kabar. Paling baik jika Anda mengeceknya pada pagi hari." Ketika baru tiba di kantor, tentu Anda tidak langsung terjebak dalam kesibukan. Itulah waktu paling tepat untuk membaca dan membalas sejumlah e-mail yang penting. Menjelang siang hari, tentu Anda sudah terbenam dalam pekerjaan sehingga tak sempat lagi membalas e-mail yang masuk, apalagi yang harus menguras pikiran Anda.

[Source : savvy sugar]

Tipe Rekan Kerja yang Mengancam Karier Anda

Dalam dunia kerja, pasti Anda tak bisa memilih sendiri teman kerja seperti yang Anda inginkan. Tak jarang Anda justru menemukan rekan kerja yang punya sifat yang berlawanan. Alih-alih dihindari, sebaliknya cobalah untuk membuka diri dan berteman dengan mereka. Siapa tahu mereka justru bisa membantu Anda berkembang di perusahaan. Namun, berhati-hatilah karena ada beberapa tipe teman yang justru bisa "meracuni" Anda saat bekerja.

1. Si narsis
Rekan kerja yang narsis bisa berbahaya bagi karier Anda. Mereka akan mengganggu Anda karena ia selalu ingin tampil sempurna dan menonjol dibandingkan orang lain. Bahkan orang dengan tipe seperti ini seringkali menjadi sangat egois karena mereka ingin seluruh perhatian terpusat kepadanya.

2. Si pengeluh kronis
Stres karena pekerjaan, masalah pribadi, dan lain-lain, bisa menyebabkan seseorang selalu mengeluh atau menggerutu. Sesekali mengeluh sih, wajar saja. Tetapi jika hal itu dilakukan setiap saat, tentu bisa mengganggu kinerja Anda. Keluhannya bisa merusak mood Anda untuk bekerja, dan menimbulkan pikiran negatif tentang berbagai hal.

3. Si tukang kritik

Kritik pada dasarnya bisa membantu pengembangan diri Anda. Hanya saja, kritik yang terlalu pedas, tak beralasan, merasa diri yang paling benar, dan Anda selalu di pihak yang salah, akan membuat Anda merasa tak nyaman, bahkan bisa depresi.

4. Si rendah diri

Percaya diri memang jadi modal utama untuk berani melakukan banyak hal. Sayangnya belum semua orang punya kepercayaan diri yang tinggi, bahkan sebaliknya malah merasa rendah diri. Ketika menghadapi orang seperti ini, tak ada salahnya Anda mencoba menguatkan mereka. Hanya saja hati-hati agar tak membuat Anda selalu terfokus untuk membantunya dan malah membuat pekerjaan Anda terbengkalai.

5. Si tak bisa diandalkan

Sesekali Anda pasti membutuhkan bantuan seorang teman yang dipercaya saat bekerja. Namun, sekalipun dia sahabat yang terpercaya belum tentu ia bisa diandalkan untuk membantu Anda.

6. Si pengkhianat
Sekalipun berteman, tetap saja dunia kerja tak bisa dilepaskan dari persaingan untuk mendapatkan posisi dan jabatan tertentu. Tak heran, jika berbagai cara dilakukan orang untuk memenangkan persaingan kerja ini, termasuk berbohong dan mengkhianati teman sendiri. Bahkan data dari Forbes mengungkapkan, 35 persen orang pernah memiliki teman yang menghianati mereka di kantor.

7. Si pesaing tangguh

Hati-hati dengan musuh dalam selimut. Bisa jadi teman Anda sendiri menjadi pesaing terbesar Anda di kantor.

8. Si mulut besar

Bergosip dan curhat dengan teman kantor memang tak salah. Hanya saja pastikan teman curhat Anda bukan orang yang bermulut besar. Tipe teman seperti ini akan berbahaya untuk Anda karena bisa jadi ia akan menceritakan keburukan ataupun masalah pribadi Anda sehingga mengganggu kinerja Anda.

9. Si pemberi pengaruh buruk
Setiap orang punya kebiasaan baik dan buruknya masing-masing. Namun, hindari teman yang bisa memberi pengaruh buruk pada Anda, misalnya gemar membolos, malas bekerja, menghalalkan segala cara untuk mendapatkan sesuatu, dan lain-lain.

[Source : forbeswomen]

27 September 2012

Ramalan Masa Depan / Motivasi Nasib

Masa depan itu penuh dengan misteri, sehingga bagi yang mengetahuinya menyebut akan hal itu sebagai ramalan. Walau begitu peramal kadang benar dan kadang juga salah. Tapi nasib anda tergantung pada apa yang anda lakukan hari ini bukan kepada peramal. Apa yang telah anda lakukan pada masa lalu akan berakibat pada masa depan. Itu adalah rumus tentang kehidupan Ya! Peramal terbaik adalah diri anda sendiri, anda dapat mengetahui apakah esok akan sukses atau tidak. Jika anda memulai sesuatu sekarang maka nasib di masa depan akan menyelesaikannya. Anda merasa Gagal saat ini, karena di masa lalu anda belum memulai sesuatu, atau belum sekalipun berubah.

Sebuah pepatah bijak mengatakan : Siapa menanam padi dia akan mendapatkan padi, Siapa menanam sukses dia akan mendapatkan Kesuksesan.

Jadi saya ajarkan  membaca nasib anda di masa depan. Coba lihat dan berkaca, siapakah diri anda saat ini…. jika masih malas tentu jangan berharap ramalan masa depan anda terang benderang. Berbeda jika anda sangat menyukai apa yang sedang dilakuukan saat ini, maka separuh kesuksesan sudah ditangan. Tinggal menunggu nasib memberi kesuksesan.


Jadi sekarang sudah tahukan bagaimana ramalan anda di masa depan. Jika sukses maka tinggal anda lanjutkan dan tinggal menunggu saja, jika gagal maka ada dua pilihan, Lanjutkan atau Reformasi.

Untuk membuat anda berubah, anda sendiri harus membuat ramalan kira-kira apa jadinya saya setelah 5 tahun ke depan, Dengan begitu setiap detik yang sedang anda impikan untuk melangkah ke depan, Bisa menjadi senjata Luar Biasa Dahsyat untuk Memotivasi otak serta hati anda tergerak maju menuju kesuksesan.

Karena semua manusia ditakdirkan memiliki nasib baik! Jika mereka menginginkannya!

Dan apakah anda ingin memiliki ramalan masa depan yang Dahsyat dan Luar Biasa. Berubahlah dari sekarang juga, karena apapun yang anda lakukan saat ini… akan menjadi nasib anda di Masa Depan.

Kata Motivasi Kerja yang membuat Orang Jepang Sukses

Kita tahu Jepang menjadi salah negara sukses di Asia dan Dunia. Pada artikel kali ini akan dibahas motivasi kerja apa saja sih yang membuat kebanyakan orang disana sukses.Mungkin banyak faktor yang membuat semua itu terjadi.

Tapi saya pribadi sendiri yakin motivasi dibawah inilah, yang membuat kebanyakan masyarakat jepang hidup makmur seperti sekarang ini :

1. Kerja Keras
Tentu ini motivasi yang patus kita contoh! Sama seperti kebanyakan orang-orang di Asia Timur. Mereka menjadi pekerja keras dalam hidupnya.
Kata mutiara motivasi : Di dunia ini tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada adalah kita kurang bekerja keras.

2. Pantang Menyerah
Masyarakat jepang untuk ini benar-benar membuktikannya. Dulu mereka setelah porak-poranda akbiat perang dunia ke II. Hanya membutuhkan waktu tidak lama untuk menjadi salah satu pusat ekonomi dunia.
Pesan Motivasi : Menyerahlah jika peluang benar-benar sudah habis. Tapi selagi masih ada satu harapan, Raihlah dengan kerja keras dan anda pasti SUKSES.

3. Menjaga Kehormatan
Jika kamu sering melihat film atau mungkin mengikuti artikel berita di TV, sesekali pasti mendengar istilah Harakiri yaitu bunuh diri dengan menusukkan pedang ke perut. Itu dilakukan oleh masyarakat disana karena mereka tahu malu.


Masih ingat Menteri Kesehatan Jepang yang mengundurkan diri karena melakukan kesalahan. Atau pejabat yang akhirnya bunuh diri karena telah melakukan korupsi. Atau  pelajar yang bunuh diri karena nilainya jelek. Dan menjadikan orang jepang menjadi nomer satu dalam kasus bunuh diri.

Tapi ingat BAIK-BAIK artikel ini tidak memerintahkan anda bunuh diri jika membuat orang lain susah. Pesan Motivasi yang bisa kita raih adalah “Tahu Malulah”, dan kemudian intropeksi diri berbuat lebih baik lagi.

4. Rajin Membaca
Membaca seperti menjadi sebuah budaya di Jepang. Bukanlah hal yang aneh melihat orang bejalan sambil membaca.Atau saat anda masuk ke kereta listrik, disana bisa dilihat banyak orang yang membaca.
Banyak-banyaklah membaca artikel, apalagi sekarang sudah zaman internet anda bisa mendapatkan artikel tentang berbagai hal mulai dari komputer, motivasi, sejarah, ekonomi dsb. Karena dengan lebih banyak mengetahui informasi dibanding lawan, anda sudah lebih dekat ke tujuan.

5. Menjaga Tradisi
Motivasi yang ini patut kita contoh. Mengapa? bayangkan saja dengan kemajuan tekhnologi dan ekonomi. Mereka tetap tidak meninggalkan tradisi. Bahkan bintang pernah menonton berita yang memperlihatkan “Laptop dikasih jampi-jampi supaya tidak terkena masalah”.

Entah sekarang anda saat ini kerja atau sedang belajar. Gunakanlah artikel sukses dari orang jepang diatas untuk dijadikan motivasi. Kobarkan semangat anda, karena sukses adalah hak setiap orang bagi yang mau menerimanya.

[Source : http://blogbintang.com]

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

Sport

Translate

Blog Archive

Pageviews last month