Di Australia, salah seorang wanita terkaya di dunia, Gina Rinehart
menciptakan kontroversi dengan tulisannya yang mengecam warga Australia
lainnya yang dianggapnya kurang bekerja keras. "Tidak ada monopoli untuk
menjadi miliuner." tulis Rinehart dalam salah satu majalah Investasi di
Australia. "Bila Anda iri dengan orang-orang yang memiliki banyak uang,
jangan duduk dan mengeluh saja. Lakukan sesuatu untuk mendapatkan uang
- habiskan waktu lebih sedikit untuk minum-minum di pub, merokok dan
ataupun ngobrol. Kerja lebih banyak."
Orang kaya lainnya di
Australia Clive Palmer baru-baru ini membeberkan rencana untuk membangun
kapal pesiar Titanic 2, yang akan dilengkapi dengan kasino dimana hanya
penumpang di kelas satu saja yang boleh bermain di kasino tersebut.
Kontroversi orang-orang kaya ini membuat situs news.com.au
mempertanyakan apakah memang cara berpikir orang kaya berbeda dengan
orang-orang kebanyakan. Apakah mereka pekerja keras, dan sifat apakah
yang membuat mereka menjadi kaya. Inilah yang kemudian disarikan dari
pengarang buku How Rich People Think (Bagaimana Pola Pikir Orang Kaya),
Steve Siebold, yang mengatakan bahwa orang kaya dan orang kebanyakan
memiliki cara pandang yang sangat berbeda.
1. Orang kaya
menganggap egois adalah hal positif. Orang kebanyakan beranggapan
membantu orang lain adalah hal yang mulia, dan itulah yang membuat
mereka miskin. Orang kaya berperilaku bahwa kalau mereka tidak bisa
membuat diri mereka kaya dulu, maka mereka tidak akan bisa nantinya
membantu orang lain.
2. Orang kaya memiliki perilaku aksi. Anda
tidak akan melihat orang kaya antre membeli lotere (bahkan sebelum
mereka kaya). Orang kebanyakan selalu menunggu adanya orang lain yang
akan membantu mereka menjadi kaya - Lotere, pemerintah, teman atau
pasangan hidup - namun itulah yang membuat mereka tetap miskin. Orang
kaya melakukan tindakan, dan menghabiskan waktu mereka menyelesaikan
masalah yang ada.
3. Orang kaya mementingkan pengetahuan khusus,
bukan sepotong ijazah. Orang kebanyakan mempercayai bahwa jalan menuju
kaya adalah lewat pendidikan. Orang kaya pada umumnya berhasil karena
mereka menjual pengetahuan khusus dan unik yang mereka sudah kuasai.
4.
Orang kaya mimpi akan masa depan. Orang kaya banyak menghabiskan waktu
melihat ke depan, menentukan target yang ingin dicapai, dan semangat
dengan tantangan yang ada. Orang kebanyakan lebih sering berpikir
mengenai masa lalu, sehingga kemudian membuat mereka merasa tidak
bahagia dan stres.
5. Orang kaya berpikir secara logis soal uang.
Orang kebanyakan dan orang yang berpendidikan bisa masuk perangkap
dengan berpikir mengenai uang secara emosional, dan ingin pensiun
secukupnya. Orang kaya berpikir secara logis mengenai uang yang dianggap
sebagai alat untuk mencetak lebih banyak kekayaan lagi.
6. Orang
kaya mengikuti minat mereka. Ini pernyataan dari Oprah Winfrey - ikuti
minatmu dan lakukan apa yang senang kamu lakukan. Orang kaya menemukan
cara mendapatkan pemasukan melakukan sesuatu yang mereka sukai,
sementara orang kebanyakan mendapatkan uang melakukan hal-hal yang tidak
mereka sukai.
7. Orang kaya memiliki tujuan tinggi. Orang
kebanyakan memasang target rendah karena takut kecewa, sementara orang
kaya mengejar target tinggi, dan kemudian berusaha keras mewujudkan
mimpi tersebut.
8. Orang kaya percaya kita harus menjadi
"seseorang". Sementara orang kebanyakan percaya kita harus melakukan
"sesuatu" untuk bisa kaya. Orang kaya terus menerus berusaha memperbaiki
diri dan belajar dari sukses dan kegagalan.
9. Orang kaya
menggunakan uang orang lain. Orang kebanyakan percaya bahwa mereka
harus menggunakan uang sendiri untuk menghasilkan, sementara orang kaya
tidak memiliki masalah menggunakan uang orang lain.
10. Orang
kaya hidup di bawah batas ambang. Ini terlihat bertentangan namun orang
kaya berusaha terus kaya sehingga mereka bisa hidup di bawah batas
ambang mereka, sementara orang kebanyakan hidup di atas ambang kekayaan
mereka.
11.Orang kaya mengajari anak mereka bagaimana menjadi
kaya. Orang kebanyakan mengajar anak mereka bagaimana bertahan hidup,
namun orang kaya mengajar anak mereka dari sejak dini mengenai orang
kaya dan miskin.
12. Orang kaya tidak membiarkan uang membuat
mereka jadi stress. Orang kebanyakan stress karena uang. Orang kaya
merasa tenang dengan kekayaan mereka dan tahu bahwa mereka bisa
menyelesaikan masalah dengan uang yang mereka miliki - dengan itu mereka
bisa mencetak lebih banyak uang lagi. Orang kebanyakan melihat uang
sebagai perjuangan melawan setan dan keburukan.
13.Orang kaya
terus belajar, dan tidak sekedar mencari hiburan. Orang kebanyakan malah
kebalikannya. Mereka membaca buku, tabloid atau menonton televisi, dan
bukannya belajar lebih serius meskipun sudah selesai sekolah.
14.
Orang kaya bergaul dengan orang yang berpikiran seperti mereka. Orang
kebanyakan melihat orang kaya sebagai snob, dan cenderung berperilaku
negatif terhadap mereka. Orang kaya cenderung menghindari orang-orang
yang berpikiran negatif.
15. Orang kaya mengfokuskan diri pada
pendapatan. Orang kebanyakan memfokuskan diri pada menabung dan
kehilangan kesempatan besar karena takut mengambil risiko. Orang kaya
terus menerus memfokuskan diri pada tujuan besar, dan bagaimana meraih
pendapatan besar.
[Source : http://bukucatatan-part1.blogspot.com]

No comments:
Post a Comment
Silahkan anda meninggalkan komentar yang tidak berbau SARA