Share Info

16 October 2012

Perempuan Lebih Berbahaya saat Selingkuh

Perempuan Selingkuh
Ketika membahas tentang perselingkuhan, sikap yang sangat menyakiti pasangan ini lebih diidentikkan dengan sosok seorang playboy. Seolah-olah ini adalah perilaku dan kebiasaan para pria, padahal faktanya tidak selalu demikian.

Belum lama ini Manchester Metropolitan University di Inggris melakukan penelitian tentang perilaku berselingkuh pada perempuan dan pria. Hasilnya, 20 persen pria mengaku pernah berselingkuh dari pasangannya. Bagaimana dengan perempuan? Ternyata angkanya tidak jauh berbeda. Sebanyak 16 persen perempuan di Inggris mengaku pernah tidak setia.

Pria sebenarnya perlu lebih berhati-hati menjaga agar pasangannya tidak berselingkuh. Penelitian lain tentang perselingkuhan membuktikan bahwa perselingkuhan perempuan ternyata lebih “berbahaya” dibandingkan yang dilakukan oleh pria. Mengapa? Berikut ini adalah penjelasan lengkapnya, seperti dirangkum dari Yahoo! She.

Berselingkuh jika hubungannya bermasalah
Sebagian besar pria berselingkuh karena tidak dapat menahan nafsunya. Bisa saja hubungan dengan istri atau kekasihnya sebnenarnya tidak bermasalah, namun ia hanya tergoda oleh perempuan lain atau dihadapkan pada kesempatan untuk berselingkuh yang tidak dapat ditolak. Menurut Ruth Houston, penulis buku “Is He Cheating On You”, hanya 20 persen perempuan yang berselingkuh karena nafsu. Sedangkan pada pria, angkanya mencapai 80 persen.


Perempuan justru sebaliknya. Jika hubungannya baik-baik saja, ia biasanya tidak akan berselingkuh. Alasan utama perempuan berselingkuh adalah karena ia sebenarnya tidak bahagia dengan hubungannya. Alasan lain bisa karena merasa kesepian, seks yang tidak memuaskan, atau kebutuhan emosi yang tidak terpenuhi. Intinya ada sesuatu yang tidak bisa dipenuhi oleh suami atau pasangannya.

Helen Fisher, PhD, seorang antropolog biologi dan penulis buku “Why We Love”, mengungkapkan bahwa 66 persen perempuan yang berselingkuh mengaku tidak bahagia dalam pernikahannya. Sedangkan pada pria, angkanya hanya 44 persen.

Terikat secara emosi pada selingkuhannya
Karena perempuan berselingkuh karena alasan emosional, atau kini disebut dengan “main hati”, biasanya akan lebih sulit pula bagi perempuan untuk mengakhiri perselingkuhan tersebut. Tidak jarang merka merasa jatuh cinta pada sang pria idaman lain tersebut, bahkan mencintainya lebih dari pasangannya sendiri.


Ikatan emosional antara perempuan dengan selingkuhannya juga lebih kuat dibandingkan pria dengan selingkuhannya. Sebuah penelitian membuktikan bahwa perselingkuhan yang dimulai atau diawali oleh sang perempuan biasanya bertahan tiga kali lebih lama daripada perselingkuhan yang dimulai oleh pria.

Berselingkuh dengan lebih “serius”
Para pria mungkin bisa dengan mudah dan tanpa pikir panjang memutuskan untuk selingkuh, namun tidak demikian halnya dengan perempuan. Perempuan selalu memikirkan dengan matang tentang risiko jika ia berselingkuh. Jika hubungan terlarang itu dianggap hanya buang-buang waktu, atau risikonya tidak sepadan dengan kesenangannya, ia pun tidak akan melanjutkan.


Pria juga dapat selingkuh berkali-kali dengan banyak perempuan, karena baginya itu tidak berarti apa-apa. Namun bagi perempuan, ketika ia memutuskan untuk berselingkuh maka itu berarti pria idaman lain tersebut istimewa.

Lebih mampu sembunyikan perselingkuhan
Perempuan seringkali mengetahui saat pasangannya berselingkuh, namun tidak sebaliknya. Selain pria tidak memiliki insting mendeteksi kebohongan seperti perempuan, para kaum Hawa juga lebih piawai dalam menyembunyikan hubungan terlarangnya. Perempuan sudah terlatih untuk berbohong sejak kecil demi menjaga perasaan orang lain. Hal yang sama tidak terjadi pada pria, sehingga pria biasanya merasa lebih gugup saat mereka berbohong.


Bagaimanapun, selingkuh bukan merupakan sesuatu yang baik dalam hubungan Anda.

[Source : http://www.oktomagazine.com]

0 Comment:

Post a Comment

Silahkan anda meninggalkan komentar yang tidak berbau SARA

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

Sport

Translate

Blog Archive

Pageviews last month