Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

October 02, 2012

Cinta atau Pelarian

October 02, 2012
Anda sedang didekati banyak pria? Jangan merasa bangga dulu ya. Coba kenali dulu 'latar belakang' mengapa para pria itu berkeras mendekati Anda. Anda harus bisa membedakan antara hubungan cinta sejati dan hubungan cinta yang hanya sekedar pelarian belaka.

Hubungan cinta yang didasari oleh pelarian akan terasa seperti cinta sejati. Mengapa demikian? Hal ini disebabkan kondisi psikologis seseorang yang begitu putus asa dan terlampau mendambakan cinta. Orang yang sedang mencari pelarian cenderung berusaha sekuat tenaga meyakinkan diri sendiri bahwa mereka sedang jatuh cinta. Oleh sebab itu, Anda harus mulai mengenali tanda hubungan yang hanya sekedar pelarian.


Menjalin hubungan baru dengan cepat


Pertanda ini merupakan pertanda paling umum dari sebuah hubungan yang didasari oleh pelarian. Terlebih lagi ketika diketahui bahwa hubungan sebelumnya terjalin dalam kurun waktu yang lama dan berakhir sangat menyakitkan. Rasa sakit hati yang muncul akibat penyebab putusnya hubungan inilah yang cenderung membuat Anda segera mencari obat 'penawar rasa sakit hati.' Salah satu cara untuk mengobatinya adalah dengan sesegera mungkin menjalin hubungan baru.


Mengharapkan mantan kekasih sama dengan kekasih yang baru


Anda akan cenderung mengharapkan karakteristik mantan kekasih muncul di kekasih baru Anda. Inilah pertanda lain yang juga menunjukkan bahwa Anda hanya sekedar mencari pelarian. Anda juga akan terus membandingkan sang mantan dengan pasangan yang baru. Hal ini kemudian membuat Anda menjadi orang yang banyak menuntut pasangan. Hati-hati, perilaku seperti ini justru akan membuat hubungan Anda hancur dan terpuruk.


Hanya untuk kepuasan pribadi


Kalau tujuan Anda menjalin hubungan baru ini hanya semata-mata untuk membuat mantan kekasih Anda cemburu, hubungan Anda bisa dikatakan hanya pelarian belaka. Anda akan sulit menemukan ketulusan di dalam hubungan baru yang Anda jalin karena Anda hanya mengedepankan sikap emosional saja. Pasangan Anda hanya 'berguna' sebagai pemuas rasa pelarian dan sakit hati Anda akibat kegagalan jalinan cinta sebelumnya.


Belum move on


Singkat kata, Anda bisa dikatakan sebagai seseorang yang belum bisa move on dari kegagalan cinta sebelumnya, dan hal ini tidak boleh dibiarkan terjadi secara terus-menerus. Anda masih saja memikirkan mantan kekasih Anda, masih terus mencari tahu segala hal tentang hidupnya, dan bahkan Anda tidak berusaha berhenti menghubunginya. Perilaku Anda yang semacam ini tentunya akan sangat mengganggu hubungan percintaan Anda yang baru. Hubungan baru Anda hanya akan menjadi sebuah pelarian yang jauh dari kata cinta.



[Source : vemale.com]

0 Comment:

Post a Comment

Silahkan anda meninggalkan komentar yang tidak berbau SARA

ClixSense

Follow me on twitter

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

 

Recent Posts

There was an error in this gadget

Hostgator