Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

June 28, 2012

Menilik Keunikan Otak Wanita

June 28, 2012
Organ satu ini bisa dikatakan pusat segalanya. Otak mengatur kehidupan seorang wanita dari sejak melahirkan hingga akhir hayat.

"Otak wanita adalah mesin belajar yang mengagumkan," kata Dr Louann Brizendine, seorang ahli saraf dan penulis buku The Female Brain, dikutip dariOprah.com.

Terjadi tahapan perubahan pada otak wanita, yang mungkin belum Anda tahu. Ini terjadi terus menerus yang tentunya berdampak langsung pada kehidupan wanita.

Kelahiran otak wanita

- Sampai usia janin delapan minggu, otaknya adalah otak wanita. Otak lalu menjadi otak pria, ketika kadar hormon testosteron yang tinggi membunuh banyak sel di pusat komunikasi, dan memicu tumbuhnya lebih banyak sel di pusat seks dan agresi.
- Pada otak wanita, kadar estrogen yang tinggi memacu pertumbuhan otak dengan meningkatkan sirkuit dan pusat observasi, komunikasi, insting dan kepedulian.

Otak remaja perempuan
- Selama masa puber, seorang gadis dari sudut pandang biologis, mulai berhasrat secara seksual.
- Seorang gadis juga bicara dua hingga tiga kata lebih banyak dibandingkan laki-laki. Gadis remaja ini juga bicara lebih cepat. "Ada hubungan antara berbicara, dengan mengaktifkan pusat kesenangan di otak seorang gadis," kata Dr. Brizendine.

Otak ibu

- Otak menyusut  di masa awal kehamilan. Selnya tidak berkurang, hanya saja ada perubahan dalam hal metabolisme dan restrukturisasinya.
- Dalam satu atau dua minggu kemudian, ukuran otak kembali membesar dan menciptakan sirkuit baru yang diistilahkan dengan sirkuit "ibu". Ukuran ini akan tetap hingga enam bulan setelah melahirkan.

Otak wanita dewasa
- Otak ibu secara berangsur mulai berubah
- Ketika memasuki masa menopause, artinya kerja hormon berakhir untuk menjaga kerja sirkuit komunikasi di otak. Termasuk di sirkuit emosi yang merupakan pusat perhatian dan berperan besar dalam menghindari konflik.

"Lebih dari 65 persen perceraian di usia 50 tahun, datang dari keinginan wanita. Ini disebut post-menopausal zest. Perubahan hormon dan otak membuat mereka ingin melepaskan hasratnya, lebih mandiri dan tak mau mengurusi orang lain," kata Dr Brizendine.

Seks dan emosi 

- Ketika hasrat seksual wanita menyala, bisa dikatakan kerja otaknya terhenti sementara. Orgasme hanya bisa dirangsang ketika amygdala, pusat rasa takut dan panik di otak, berhenti.
- Bagi wanita, foreplay adalah segalanya. Akan lebih baik dilakukan berjam-jam sebelum melakukan hubungan seksual.
"Wanita membutuhkan rasa nyaman dari pasangannya dan tahu kalau hubungan yang dijalaninya dalam keadaan baik. Sehingga pusat rasa takutnya tidak aktif dan dia bisa mencapai kepuasan," kata  Dr. Brizendine.
[Source : kosmo.vivanews.com]

0 Comment:

Post a Comment

Silahkan anda meninggalkan komentar yang tidak berbau SARA

ClixSense

Follow me on twitter

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

 

Recent Posts

There was an error in this gadget

Hostgator