Home | Looking for something? Sign In | New here? Sign Up | Log out

December 31, 2011

Renungan Akhir Tahun “Delete, Cut, Copy, and Paste”

December 31, 2011

Tahun 2011 sudah hampir berakhir, tentunya ada banyak hal yang terjadi di sepanjang tahun ini, entah itu sedih ataupun bahagia, mendapatkan atau kehilangan, perjumpaan atau bahkan perpisahan. Banyak hal yang terjadi ini tentunya membuat kita kembali merenung mengenai diri kita pribadi, sudahkah menjadi lebih baik dari tahun lalu?

Terkadang, sadar atau tidak bahwa ada sifat dan perbuatan kita malah menyakiti dan merugikan orang lain, mungkin saja itu keluarga, teman kerja, atasan, kolega, teman atau sahabat kita. Misalnya saja soal waktu, meski terlihat sepele tapi tentu banyak orang yang tahu menunggu adalah pekerjaan yang membosankan, dan sayangnya mungkin kita banyak mengecewakan orang karena membuat mereka menunggu, entah itu urusan pekerjaan, pertemanan ataupun urusan keluarga.

Lalu sudah puaskah kita dengan keadaan yang kita miliki sekarang? Sebagai seorang manusia wajar diantara kita yang kadangkala masih merasa tidak puas dengan pencapaian yang sudah dimiliki sampai dititik ini, justru sebenarnya sifat tidak gampang puas ini bisa berefek positif untuk memperbaiki diri dan memacu untuk lebih baik lagi. Namun jika kita tidak mampu mengolahnya dengan baik malah akan menjadi boomerang bagi diri kita sendiri karena dikejar-kejar oleh ketidak puasan.

Banyaknya hal positif dan negatif yang terjadi selama satu tahun ini tentunya menjadi warna tersendiri bagi kehidupan kita. Dan untuk tahun mendatang tentunya kita harus punya strategi untuk membuat sisi positif kita lebih banyak daripada sisi negatif kita. Bagaimana caranya??

  1. Delete yaitu membuang segala hal-hal buruk yang ada pada diri kita terutama sifat-sifat kita yang jelas-jelas merugikan orang lain, misalnya telat bangun akibatnya sering telat ke kantor dan membuat orang menunggu. Sifat malas, yang tentunya akan membuat kita banyak merugi karena sifat malas adalah awal dari ketidakberhasilan.
  2. Cut yaitu mengambil yang belum sempurna agar menjadi sesuatu yang lebih baik lagi untuk menyelesaikan target dan tujuan. Misalnya saja optimis dan selalu berfikir positif dalam berbagai hal akan membantu kita untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Bayangkan saja jika kita pesimis, dan berfikir bahwa kita tidak akan mampu mencapai sesuatu, lalu darimana kita akan mempunyai semangat untuk memenuhi tujuan yang ingin kita raih?
  3. Copy yaitu mempertahankan apa yang baik dalam diri kita agar terus dimiliki. Misalnya saja sifat periang sehingga membuat banyak orang merasa nyaman dengan kita.
  4. Paste yaitu berubah untuk menjadi lebih baik yang berarti perubahan dari hasil cut dan copy diatas. Ibarat menulis di word biasanya cut dan copy itu sebelum di paste tidak akan terlihat secara nyata. Sama halnya dengan diri kita, saat semua hal baik yang sudah kita ambil dan pertahankan tidak mampu kita aktualisasikan dalam kehidupan kita maka semua akan percuma. Karena itu hanya tersimpan di memory saja, hanya dalam khayalan saja, dan dalam keinginan saja. Jadi untuk menuju paste kita harus melewati fase mendelete dulu semua hal- hal buruk yang ada pada diri kita agar kedepan itu tidak muncul lagi. Kemudian kita menuju ke fase cut untuk mengambil hal-hal baik dalam diri kita. Kenapa harus cut dan bukan edit? Karena menurut saya, edit cenderung membuat kita mundur kebelakang, karena hanya memperbaiki yang sudah lewat padahal sesuatu yang terjadi tidak bisa diperbaiki lagi dalam artian “waktu terjadinya” atau dengan kata lain edit hanya memperbaiki kesalahan pada waktu itu saja. Sedangkan cut adalah usaha memindahkan dalam rangka penyempurnaan sesuatu yang belum baik dimasa lalu untuk kemudian diambil agar menjadi yang lebih baik dimasa datang. Untuk itulah paste disini menjadi bagian terpenting karena kita harus mampu menampilkan kembali apa yang sudah kita cut dan copy (hal-hal baik yang sudah ada pada diri kita) untuk kemudian diperlihatkan secara nyata dalam kehidupan kita di masa mendatang.

Seperti halnya setiap orang mempunyai keinginan untuk menjadi lebih baik. Kesempatan itu selalu ada untuk siapa saja. Jangan sia-siakan. Setidaknya resolusi saya di tahun mendatang pasti harus lebih baik dari pada kemarin.

Selamat menyongsong tahun baru 2012.

[Source : http://filsafat.kompasiana.com]

0 Comment:

Post a Comment

Silahkan anda meninggalkan komentar yang tidak berbau SARA

ClixSense

Follow me on twitter

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

 

Recent Posts

There was an error in this gadget

Hostgator