Share Info

10 August 2010

Mengintip Investasi Kolektor Uang Kuno


Anda memiliki uang lama tapi tidak bisa digunakan sebagai alat transaksi, atau binggung apa yang harus dilakukan dengan uang lama tersebut?

Mulai saat ini mungkin anda bisa menyimpan uang lama atau uang kuno anda untuk dikoleksi sambil menunggu uang tersebut menjadi langka.

Yah, mata uang lama atau kuno, mungkin bagi sebagian orang keberadaan uang kuno hanya sebatas buat koleksi saja. Tentunya selain koleksi, kini kebaradaan mata uang kuno bisa dijadikan bisnis investasi yang menjanjikan. Seperti apa yang dilakukan Sofyan (54), pria kelahiran Jawa Timur yang menjadi kolektor mata uang kuno.

Pensiunan Pertamina ini, aktif sebagai kolektor uang kuno sejak 2005 lalu. Kegemaran mengkoleksi mata uang kuno, kini sekaligus dijadikan instrumen investasi.

Menurutnya, keunikan mengkoleksi uang kuno selain dapat mengetahui sisi sejarahnya uang tersebut, tak kalah menggiurkan juga nilai jualnya.

Sofyan pun menceritakan ketertarikan menggeluti hoby koleksi mata uang kuno. Awal koleksinya ia membeli mata uang kuno pecahan Rp 10 rupiah bergambar burung dan bunga, yang dibeli saat itu seharga tiga puluh juta rupiah.

"Uang itu kemudian saya jual senilai enam puluh juta rupiah kepada sesama koletor," tutur Sofyan.


Menurutnya, kelebihan koleksi uang kuno, ketika kita koleksi mata uang kuno itu ada tempat pembuangan akhir (TPA) yaitu Bank Indonesia (BI).

"Lebih aman. Kalo mengkoleksi perangko, kantor pos tentu tidak mau menerimanya," ujarnya.

Betapa tidak menjanjikan bisnis investasi mata uang kuno ini, karena harga jualnya juga menggiurkan. Hasil pengamatan Erabaru.net pada lelang uang kuno yang diadakan asosiasi Numeismatika, perkumpulan mata uang kuno, pada Sabtu (7/8) kemarin di Jakarta, uang pecahan Rp 2000 yang belum terpotong sebanyak 45 Pcs/ lembar dengan seri AA 0000001 berhasil dilelang sebesar Rp 28,5 juta.

Uang pecahan Rp 50 ribu sebanyak 45 pcs dengan serial 999999 kemarin berhasil dilelang dengan harga Rp 3 juta.

Menurut sofyan ada beberapa tipe pengkoleksi mata uang kuno.

"Pertama kolektor yaitu orang yang benar-benar ingin mengkoleksi. Seorang kolektor sejati, yang tentu akan berusaha melengkapi koleksinya," tutur Sofyan.

Yang kedua, masih menurut Sofyan, pedagang, dimana seorang yang mengkoleksi kemudian dijual kembali bila ada yang berminat.

Dan yang ketiga, investor atau orang yang sudah mempunyai koleksi banyak dan kemudian akan dilelang kembali, dalam acara lelang besar.

"Kebanyakan kolektor pemain besar jarang mau dipublikasikan, karena mereka takut dirampok dan dalam acara lelang pun mereka jarang datang, biasanya mereka hanya lewat mailbeat atau kirim email dan juga faks," ungkap Sofyan.

Nah, sebagai kolektor yang cukup berpengalaman, Sofyan berbagi sedikit tips bagaimana menjadi kolektor dan berinvestasi serta berkecimpung di dunia mata uang kuno.

"Pertama-tama yang harus dilakukan kolektor pemula ialah mencari informasi yang sebenar-benarnya tentang jenis mata uang tersebut, nilai beli dan jualnya berapa kemudian kondisi uang tersebut," ujar pensiunan Pertamina ini.

Menurutnya, untuk mengetahui hal tersebut tentunya harus memiliki sebuah buku petunjuk atau disebut juga dengan Katalog. Sebuah buku yang memberikan informasi mengenai mata uang kuno tersebut, baik dari harga jual sampai kondisi uang tersebut dibahas.

Kedua, bagi anda yang gemar mengkoleksi uang kuno, jangan ragu-ragu lagi untuk membeli atau mencari keberadaan uang kuno tersebut untuk dijadikan kumpulan koleksi bernilai tinggi.

Ketiga, bagi anda yang menjadikan mata uang kuno sebagai investasi, anda harus mempunyai analisa yang jitu dan tepat serta mengetahui seputar uang kuno tersebut.

Misalnya kapan harus membeli uang tersebut dalam jumlah banyak, atau kapan anda harus menjualnya. Karena kelangkaan jumlah beredar dan banyak peminat dari luar membuat mata uang tersebut memiliki nilai jual tinggi.(Erabaru.net)


1 Comment:

  1. pak saya punya uang dolaar 100000us brp brani bayarin atau bisa call sms 021 33447256

    ReplyDelete

Silahkan anda meninggalkan komentar yang tidak berbau SARA

Link Exchange

Copy kode di bawah ke blog sobat, saya akan linkback secepatnya

Berbagi Informasi

Sport

Translate

Blog Archive

Pageviews last month